Emitehub.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mulai Rabu (21/10/2026). Suspensi dilakukan setelah kedua saham mencatat pergerakan harga kumulatif yang signifikan.
Penghentian perdagangan BSWD dipicu oleh kenaikan harga saham yang signifikan. Sebaliknya, MSIN terkena suspensi setelah mengalami penurunan harga secara kumulatif.
Kebijakan tersebut diumumkan BEI pada Selasa (20/10/2026) sebagai langkah perlindungan investor. Bursa memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk mencermati informasi sebelum mengambil keputusan investasi.
BEI Hentikan Perdagangan BSWD dan MSIN
Berdasarkan pengumuman Nomor Peng-SPT-00217/BEI.WAS/10-2026, suspensi saham BSWD berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai sejak sesi Pra-Pembukaan pada 21 Oktober 2026 hingga pemberitahuan lebih lanjut dari BEI.
Pengumuman tersebut ditandatangani oleh Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Endra Febri Styawan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A.
Sementara itu, penghentian perdagangan MSIN tercantum dalam pengumuman Nomor Peng-SPT-00216/BEI.WAS/10-2026. Suspensi diberlakukan pada 21 Oktober 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
BEI menjelaskan bahwa penghentian sementara saham MSIN merupakan langkah cooling down. Kebijakan ini bertujuan memberikan waktu yang memadai bagi investor untuk mempertimbangkan informasi yang tersedia sebelum melakukan transaksi.
Bursa juga mengingatkan seluruh pihak yang berkepentingan agar memperhatikan keterbukaan informasi dari masing-masing emiten selama masa suspensi.
Harga BSWD Melonjak 19,63%, MSIN Turun 6,30%
Sebelum perdagangan dihentikan, saham BSWD ditutup menguat 19,63 persen menjadi Rp8.075 pada Selasa (20/10/2026). Pada sesi sebelumnya, saham tersebut berada di level Rp6.750.
Dalam perdagangan terakhirnya, BSWD dibuka pada harga Rp8.100 dan sempat menyentuh level terendah Rp6.800. Harga tertinggi intraday tercatat Rp8.100 dengan volume transaksi mencapai 131.900 saham.
Sepanjang 2026, harga BSWD tercatat berada di level Rp935 pada 2 Januari 2026 dan ditutup pada Rp8.075 pada 20 Oktober 2026. Kapitalisasi pasar emiten perbankan tersebut mencapai Rp29,78 triliun.
Berbeda dengan BSWD, saham MSIN mengakhiri perdagangan Selasa (20/10/2026) dengan pelemahan 6,30 persen ke posisi Rp119. Harga tersebut turun dari penutupan sebelumnya sebesar Rp127.
Pada perdagangan itu, MSIN dibuka di level Rp119 dan bergerak pada harga yang sama sepanjang sesi. Volume transaksi mencapai 6.131.200 saham.
Selama 2026, saham MSIN tercatat memiliki harga tertinggi Rp1.320 pada 10 April dan menyentuh level terendah Rp119 pada 20 Oktober 2026. Kapitalisasi pasar perseroan mencapai Rp7,22 triliun.
Dengan diberlakukannya suspensi, investor perlu memperhatikan pengumuman lanjutan BEI terkait status perdagangan kedua saham tersebut.


