Laba Bersih

Ilustrasi saham PT Indosat Tbk (ISAT) dengan perbedaan target harga Mirae Asset Rp3.850 dan BRI Danareksa Rp2.500, di tengah ekspansi AI Zankore dan investasi jaringan 5G.
Saham

2 hari yang lalu

Target Saham ISAT Terbelah! Mirae Bidik Rp3.850, BRI Danareksa Rp2.500, Ada Apa?

Prospek saham PT Indosat Tbk (ISAT) mendapat penilaian berbeda dari dua perusahaan sekuritas. Mirae Asset menaikkan target harga ISAT menjadi Rp3.850 per saham berkat potensi kontribusi laba dari bisnis AI Zankore dan Indosat Fiber Technology (IFT). Sebaliknya, BRI Danareksa menurunkan target menjadi Rp2.500 meski mempertahankan rekomendasi beli, menyusul kenaikan anggaran capex Indosat menjadi Rp23 triliun untuk pengembangan jaringan 5G.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Ilustrasi PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) yang menyiapkan rights issue Rp200 miliar dan buyback saham Rp10 miliar untuk mendukung ekspansi bisnis manufaktur.
Saham

2 hari yang lalu

PART Siapkan Rights Issue Rp200 Miliar dan Buyback Saham, Laba Melonjak 30%

PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) menyiapkan rights issue senilai maksimal Rp200 miliar yang ditargetkan berlangsung pada kuartal I-2027 serta buyback saham hingga Rp10 miliar. Rencana aksi korporasi tersebut menyusul pertumbuhan penjualan sebesar 38,23% menjadi Rp369,59 miliar dan kenaikan laba bersih 29,97% menjadi Rp30,21 miliar sepanjang 2025. Perseroan juga memperluas bisnis manufaktur ke sektor pertanian, pengolahan pangan, dan pengelolaan limbah.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Ilustrasi PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) yang mengajukan rencana buyback saham senilai Rp1 triliun didukung rasio kecukupan modal sebesar 58,7%.
Saham

2 hari yang lalu

BTPS Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun, BTPN Syariah Pamer Modal Kuat dengan CAR 58,7%

PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mengajukan rencana pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai mencapai Rp1 triliun untuk mengoptimalkan nilai pemegang saham dan memperkuat kepercayaan investor. Rencana tersebut didukung posisi permodalan perseroan dengan rasio CAR sebesar 58,7% dan ROA 7,2%. Sepanjang semester I-2026, BTPN Syariah membukukan laba bersih Rp655 miliar dengan total aset Rp23 triliun dan pembiayaan Rp11 triliun.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel Laba Bersih