Saham

Laba Buana Lintas Lautan (BULL) Meroket 736% di Semester I/2026, Tarif Tanker Jadi Kunci

Ringkasan Cepat

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) membukukan lonjakan laba entitas induk 736,53% menjadi US$58,39 juta pada semester I/2026, ditopang membaiknya bisnis pelayaran tanker dan kenaikan tarif Time Charter Equivalent (TCE). Kinerja ini diiringi penguatan neraca dengan total aset naik 25,02% menjadi US$461,34 juta, ekuitas tumbuh 28,82%, serta arus kas operasi yang melonjak 285,50%.

3 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ilustrasi lonjakan laba Buana Lintas Lautan pada semester I/2026 yang ditopang kenaikan tarif pelayaran tanker

Ilustrasi lonjakan laba Buana Lintas Lautan pada semester I/2026 yang ditopang kenaikan tarif pelayaran tanker (Foto:BULL)

Emitenhub.com - PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) membukukan lonjakan laba bersih yang signifikan pada semester I/2026. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 30 Juni 2026, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$58,39 juta, meroket sekitar 736,53% dibandingkan US$6,98 juta pada periode sama tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut menunjukkan peningkatan tajam dibandingkan semester I/2025, saat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat US$6,98 juta.

Selain laba bersih, kinerja pendapatan BULL juga menjadi perhatian. Perseroan sebelumnya membukukan pendapatan sebesar US$43,94 juta pada kuartal I/2026, meningkat 11,76% secara tahunan dari US$39,32 juta pada kuartal I/2025.

Lonjakan laba BULL terjadi seiring membaiknya bisnis pelayaran tanker dan kenaikan tarif Time Charter Equivalent (TCE). Pada kuartal I/2026, pendapatan TCE rata-rata untuk tanker Aframax dan Medium Range (MR) masing-masing meningkat 40,6% dan 43,7%.

Dari sisi neraca, posisi keuangan BULL juga mengalami pertumbuhan. Total aset per 30 Juni 2026 mencapai US$461,34 juta, naik sekitar 25,02% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar US$369,01 juta.

Pertumbuhan aset terutama ditopang kenaikan aset lancar dan aset tetap. Aset lancar meningkat menjadi US$82,37 juta dari US$56,64 juta, atau tumbuh sekitar 45,45%.

Kas dan setara kas juga melonjak. Per 30 Juni 2026, kas BULL mencapai US$18,85 juta, dibandingkan US$5,33 juta pada akhir 2025, atau meningkat sekitar 253,91%.

Piutang usaha tercatat US$29,09 juta, naik sekitar 42,83% dari US$20,37 juta. Sementara itu, persediaan meningkat tajam menjadi US$8,74 juta dari US$2,88 juta, atau sekitar 203,25%.

Di sisi aset tidak lancar, aset tetap bersih mencapai US$243,41 juta, meningkat sekitar 23,02% dari US$197,85 juta pada akhir 2025.

BULL juga mencatat investasi pada entitas asosiasi sebesar US$51,86 juta per 30 Juni 2026, sementara pada akhir 2025 belum terdapat saldo investasi pada entitas asosiasi dalam laporan posisi keuangan.

Dari sisi ekuitas, total ekuitas BULL meningkat menjadi US$261,85 juta pada akhir Juni 2026, dari US$203,27 juta pada akhir 2025, atau tumbuh sekitar 28,82%.

Arus kas operasi juga menunjukkan penguatan signifikan. Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi mencapai US$31,70 juta, melonjak sekitar 285,50% dibandingkan US$8,22 juta pada semester I/2025.

Kenaikan kas operasi tersebut didukung penerimaan kas dari pelanggan yang mencapai US$116,27 juta, naik sekitar 45,46% dari US$79,93 juta pada periode sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, BULL mencatat arus kas neto dari aktivitas pendanaan sebesar US$13,56 juta, berbalik positif dibandingkan arus kas pendanaan negatif US$30,59 juta pada semester I/2025.

Perseroan memperoleh pinjaman jangka panjang sebesar US$55,95 juta, sementara pembayaran pinjaman jangka panjang mencapai US$32,62 juta. Dari pinjaman jangka pendek, BULL menerima US$16,15 juta dan melakukan pembayaran sebesar US$25,93 juta.

Dengan berbagai perkembangan tersebut, kas dan setara kas BULL pada akhir Juni 2026 mencapai US$18,85 juta, naik dari US$5,33 juta pada akhir 2025.

Iklan