Emas

Ilustrasi fasilitas pengolahan emas Carbon-in-Leach (CIL) di Tambang Emas Pani, Gorontalo, milik PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), yang menargetkan kapasitas produksi 700.000 ons emas per tahun setelah ekspansi.
Saham

8 menit yang lalu

EMAS Genjot Ekspansi Tambang Pani, Target Produksi Emas Naik Dua Kali Lipat Jadi 700.000 Ons

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mempercepat pengembangan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) fase 2 di Tambang Emas Pani, Gorontalo, untuk meningkatkan kapasitas produksi menjadi 500.000–700.000 ons emas per tahun. Ekspansi ini ditargetkan menggandakan kapasitas produksi setelah kedua fasilitas CIL beroperasi penuh. Sementara itu, fasilitas CIL fase 1 dijadwalkan mulai beroperasi pada 2028 dan mencapai kapasitas pengolahan 12 juta ton per tahun pada 2029.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Aktivitas pengeboran eksplorasi tembaga dan emas Amman Mineral (AMMN) di Blok Batu Hijau Sumbawa
Saham

1 minggu yang lalu

AMMN Gelontorkan USD3,06 Juta untuk Eksplorasi Batu Hijau dan Elang di Triwulan III

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menghabiskan sekitar USD3,06 juta untuk eksplorasi tembaga dan emas di Blok Batu Hijau dan Elang, Sumbawa, sepanjang triwulan III/2026. Porsi terbesar USD2,75 juta mengalir ke Blok II Elang, sisanya USD304 ribu untuk Blok I Batu Hijau. Lewat anak usaha AMNT, perseroan menuntaskan sembilan lubang bor dan berencana memperluas pengeboran ke Prospek Katala, Air Merah, serta deposit Elang.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Ilustrasi fasilitas pengolahan emas Carbon-in-Leach (CIL) di Tambang Emas Pani, Gorontalo, milik PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), yang menargetkan kapasitas produksi 700.000 ons emas per tahun setelah ekspansi.
Saham

2 minggu yang lalu

Merdeka Gold Resources (EMAS) Siapkan Pinjaman Rp6,45 Triliun untuk Anak Usaha

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menyiapkan fasilitas pinjaman berplafon total Rp6,45 triliun kepada anak usahanya, PT Pani Industri Nusantara (PIN), melalui tiga perjanjian pinjaman yang efektif sejak 25 September 2026. Pinjaman terbesar Rp3,05 triliun berasal langsung dari EMAS, sementara GSM dan PETS masing-masing menyediakan Rp1,70 triliun. Seluruh fasilitas berbunga INDONIA plus marjin 1,70 persen, bertenor hingga 31 Desember 2031, dan tanpa jaminan.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel Emas