Emitenhub.com - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) resmi mengambil alih 100% saham Loyal Metals Ltd dengan nilai transaksi mencapai AUD79,06 juta atau sekitar Rp1 triliun.
Akuisisi itu dilakukan BUMI lewat lengan investasinya di Australia, Bumi Resources Australia Pty Ltd, pada 4 September 2026.
Anak usaha BUMI tersebut melakukan transaksi akuisisi atas 175.710.515 saham Loyal Metals, perusahaan tambang tembaga dan emas berbasis di Australia.
"Selanjutnya perseroan melalui Bumi Resources Australia merupakan pemegang 100% saham di Loyal," kata Direktur BUMI Sri Dharmayanti lewat keterbukaan informasi, Senin (7/9/2026).
Melalui akuisisi ini, BUMI akan memperoleh akses ke sejumlah aset tambang strategis, termasuk proyek emas dan tembaga di Queensland, Australia, yang dikenal memiliki riwayat produksi besar.
Belakangan, Loyal Metals tengah mengembangkan aset tambang tembaga dan emas potensial di Highway Reward. Aset tambang ini mencatat produksi historis sebesar 3,65 juta ton dengan kadar tembaga 5,7% dan sekitar 260 ribu ton dengan kadar emas 4,5 g/t selama operasi penambangan pada 1987 hingga 2005.
Selain itu, Loyal Metals juga memiliki eksposur ke proyek lithium di Kanada, yang dinilai memiliki prospek tinggi seiring meningkatnya kebutuhan bahan baku baterai kendaraan listrik.
Akuisisi Loyal Metals menambah deretan manuver kongsi grup Bakrie dan Salim itu di lanskap tambang tembaga dan emas Australia.
Sebelumnya, kendaraan investasi Nirwan Bakrie, Anthoni Salim, dan Agoes Projosasmito itu telah mengakuisisi saham Wolfram Limited dan Jubilee Metal.
Wolfram memiliki dua aset tambang emas dan tembaga, yakni Crush Creek dan Mount Carlton, yang berada di Queensland, Australia. Cadangan mineral di Crush Creek mencapai 2,63 metrik ton (Mt) dengan kadar emas setara 2,33 gram per ton (g/t) per 4 April 2023. Sementara itu, cadangan mineral eksisting di Mount Carlton sebesar 10,5 Mt dengan kadar emas setara 1,39 g/t.

