EmitenHub - Berita Ekonomi & Analisis Pasar Terpercaya

Ilustrasi MSCI dan pasar saham Indonesia terkait risiko reklasifikasi dari Emerging Market menjadi Standalone Market serta potensi arus keluar dana asing hingga US$13,1 miliar.
Market

2 hari yang lalu

OJK-BEI Temui 336 Investor soal MSCI, Risiko Dana Asing Keluar Rp100,8 Triliun

OJK dan BEI menggelar pertemuan virtual bersama sekitar 336 investor regional dan global untuk menjelaskan agenda reformasi pasar modal setelah munculnya konsultasi reklasifikasi MSCI. Goldman Sachs memperkirakan potensi arus keluar dana asing sebesar US$5,6 miliar atau Rp100,8 triliun apabila saham Indonesia dikeluarkan dari indeks MSCI. Risiko tersebut dapat bertambah jika FTSE mengambil langkah serupa, sementara regulator berupaya memperkuat transparansi dan kepercayaan investor.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Ilustrasi PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) terkait lonjakan laba bersih 396% menjadi Rp10,63 miliar dan pertumbuhan penjualan 37,93% hingga September 2026.
Saham

19 jam yang lalu

Laba UVCR Melonjak 396% Jadi Rp10,63 Miliar, Penjualan Tumbuh 37,93%

PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) membukukan laba bersih Rp10,63 miliar sepanjang Januari hingga September 2026, melonjak hampir 396% dibandingkan Rp2,14 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan bersih meningkat 37,93% menjadi Rp917,99 miliar, sementara laba usaha berbalik positif menjadi Rp10,36 miliar dari sebelumnya rugi Rp275,91 juta. Laba per saham juga naik dari Rp1,07 menjadi Rp5,31.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Ilustrasi fasilitas smelter nikel Indonesia terkait riset C4ADS yang mengungkap pengendalian 75% kapasitas pemurnian nikel oleh pemilik manfaat asal China.
Market

19 jam yang lalu

China Kuasai 75% Kapasitas Smelter Nikel RI, Kepemilikan Lokal Cuma 13%

Riset Center for Advanced Defense Studies (C4ADS) mengungkap bahwa perusahaan atau pemegang saham asal China mengendalikan sedikitnya 75% kapasitas pemurnian nikel Indonesia berdasarkan penelusuran pemilik manfaat akhir. Sementara itu, kepemilikan pihak Indonesia hanya sekitar 13%. Dua kelompok perusahaan China, Tsingshan Holding Group dan Jiangsu Delong, disebut mendominasi kapasitas pengolahan nikel nasional. Temuan ini muncul ketika pemerintah berencana memperketat moratorium

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Tools Data Pasar

Data IPO, underwriter, emiten Bursa Efek Indonesia, dan kalkulator saham.

Terkini

Iklan