BEI

Bursa Efek Indonesia memperbarui daftar saham HSC pada Oktober 2026 dengan penambahan 19 emiten termasuk TBIG dan MTEL serta keluarnya FILM dan MGLV.
Saham

5 hari yang lalu

BEI Tambah 19 Saham ke Daftar HSC, TBIG hingga MTEL Masuk, FILM dan MGLV Keluar

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penambahan 19 emiten ke dalam daftar saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC). Sejumlah saham seperti TBIG, MTEL, SSMS, dan PSAB masuk dalam daftar tersebut, sementara FILM dan MGLV dinyatakan keluar. Perubahan ini berlangsung di tengah perluasan metodologi pemantauan HSC untuk meningkatkan transparansi struktur kepemilikan saham.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mencatat sembilan perusahaan dalam antrean IPO pada Oktober 2026, dengan sektor kesehatan mendominasi calon emiten.
Saham

1 minggu yang lalu

BEI dan KSEI Perketat Transparansi Saham, Cakupan HSC Diperluas ke Rp5 Triliun

BEI dan KSEI memperkuat transparansi pasar modal melalui pengayaan data kepemilikan saham berdasarkan 39 klasifikasi dan tipe investor, termasuk pemisahan investor lokal dan asing. Metodologi HSC juga diperluas dengan menurunkan batas kapitalisasi pasar saham yang ditinjau dari di atas Rp10 triliun menjadi di atas Rp5 triliun.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Papan perdagangan Bursa Efek Indonesia menampilkan harga teoretis saham AHAP terkait rights issue PMHMETD V
Saham

1 minggu yang lalu

BEI Pangkas Harga Teoretis Saham AHAP ke Rp72 Jelang Rights Issue Rp175 Miliar

BEI menetapkan harga teoretis saham AHAP menjadi Rp72 per saham untuk perdagangan 9 Oktober 2026 menyusul rights issue dengan rasio 7:5 dan harga pelaksanaan Rp50. Lewat PMHMETD V, AHAP menerbitkan hingga 3,5 miliar saham baru untuk meraih dana maksimal Rp175 miliar. Pemegang saham utama dari grup Salim, ACA, menyerap 62,58% saham dengan kombinasi konversi utang dan setoran tunai.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel BEI