BYAN

Prajogo Pangestu dan sejumlah konglomerat Indonesia mengalami penyusutan kekayaan seiring koreksi IHSG dan pelemahan saham Grup Barito sepanjang 2026.
Market

6 hari yang lalu

IHSG Anjlok 41%, Kekayaan Prajogo Pangestu dan Konglomerat RI Susut Tajam

Koreksi IHSG sekitar 41 persen sepanjang 2026 turut menekan kekayaan sejumlah konglomerat Indonesia. Kekayaan Prajogo Pangestu menyusut USD28,2 miliar menjadi USD10,7 miliar, sementara Low Tuck Kwong kehilangan sekitar USD15 miliar. Penurunan tersebut berlangsung seiring pelemahan saham-saham konglomerasi dan meningkatnya perhatian terhadap valuasi emiten.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Peluncuran program Go Public Academy for SMEs oleh Bursa Efek Indonesia bersama Kementerian UMKM dan mitra untuk mendukung kesiapan usaha menengah mengakses pasar modal.
Saham

1 minggu yang lalu

Daftar 82 Saham HSC Terbaru BEI: FILM dan TFCO Masuk, Bobot di IHSG Capai 18%

Bursa Efek Indonesia (BEI) memperbarui daftar 82 saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC), termasuk masuknya kembali saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) dan penambahan PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO). Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi menyebut saham HSC memiliki bobot sekitar 18% dalam IHSG dan mewakili sekitar 30% kapitalisasi pasar. Meski dikeluarkan dari perhitungan indeks, saham HSC tetap tercatat di bursa dan tidak mengurangi total

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Area tambang batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) di tengah perubahan struktur kepemilikan saham
Saham

1 bulan yang lalu

Haji Isam Masuk Bayan Resources (BYAN), Low Tuck Kwong Lepas Saham Rp26 Triliun

Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masuk sebagai pemegang saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dengan menguasai 10,08 miliar saham atau 30,25 persen, lewat transaksi negosiasi senilai sekitar Rp26,10 triliun. Kepemilikan taipan Low Tuck Kwong menyusut dari 40,15 persen menjadi 9,95 persen. Harga pelaksanaan dipatok Rp2.588 per saham atau diskon sekitar 79,9 persen dari harga pasar, dengan analis menyoroti arah strategis pemegang saham baru dan potensi kewajiban tender of

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel BYAN