Akuisisi

Area tambang batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) di tengah perubahan struktur kepemilikan saham
Saham

1 minggu yang lalu

Haji Isam Masuk Bayan Resources (BYAN), Low Tuck Kwong Lepas Saham Rp26 Triliun

Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masuk sebagai pemegang saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dengan menguasai 10,08 miliar saham atau 30,25 persen, lewat transaksi negosiasi senilai sekitar Rp26,10 triliun. Kepemilikan taipan Low Tuck Kwong menyusut dari 40,15 persen menjadi 9,95 persen. Harga pelaksanaan dipatok Rp2.588 per saham atau diskon sekitar 79,9 persen dari harga pasar, dengan analis menyoroti arah strategis pemegang saham baru dan potensi kewajiban tender of

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Infrastruktur kabel serat optik PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) yang diakuisisi Grup Sinarmas lewat DSSA
Saham

2 minggu yang lalu

Dian Swastatika (DSSA) Caplok 35 Persen Saham Ketrosden Triasmitra (KETR), Perkuat Bisnis Digital

Emiten Grup Sinarmas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengambil alih 35 persen saham PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) melalui anak usahanya, PT Inti Mas Bangun Sejahtera (IMBS), lewat Penawaran Tender Sukarela. Akuisisi 994,442 juta saham ini mengubah pengendalian KETR dari PT Bahtera Bintang Nusantara dan memperkuat lapisan konektivitas ekosistem digital DSSA yang sudah mencakup serat optik dan pusat data. Analis menilai langkah ini memperluas eksposur DSSA ke infrastruktur telekomunikas

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Transaksi 545 juta saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) senilai Rp179,85 miliar melalui Pasar Negosiasi Bursa Efek Indonesia.
Saham

2 minggu yang lalu

Era Media Sejahtera (DOOH) Ganti Pengendali, Harga Tender Wajib Nyaris 3 Kali Harga Akuisisi

PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) berganti pengendali setelah PT Sinergi Internasional Investama mengakuisisi 3,95 miliar saham atau 51 persen senilai Rp50 per saham pada 30 Juli 2026. Akuisisi ini memicu kewajiban Mandatory Tender Offer atas 2,62 miliar saham publik di harga Rp148 per saham, hampir tiga kali lipat harga akuisisi, dengan nilai maksimal Rp388,43 miliar. Harga MTO mengacu rumus POJK No. 9/2018 yang memakai rata-rata harga tertinggi harian 90 hari sebelum pengumuman.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel Akuisisi