Emitenhub.com - PT Suparma Tbk (SPMA) mencatat perubahan kepemilikan saham setelah Komisaris Utama sekaligus pengendali perseroan, Welly, kembali melakukan penjualan saham pada Jumat (23/10/2026). Transaksi tersebut membuat porsi kepemilikannya berkurang menjadi 75 persen dari sebelumnya 75,04 persen.
Berdasarkan keterbukaan informasi, Welly melepas sebanyak 1.987.500 saham SPMA dengan harga transaksi Rp160 per saham. Penjualan tersebut dilakukan untuk mengurangi investasi melalui kepemilikan saham tidak langsung.
Setelah transaksi, jumlah saham SPMA yang dimiliki Welly secara tidak langsung menjadi 3.997.734.763 lembar atau setara 75 persen. Sebelumnya, kepemilikannya tercatat sebanyak 3.999.722.263 saham dengan porsi 75,04 persen.
Struktur kepemilikan tidak langsung Welly di SPMA melibatkan sejumlah perusahaan. Ia tercatat menguasai 66,25 persen saham PT Gloriajaya Gempita dan 85 persen saham PT Graha Inti Harapan.
Selain itu, Welly memiliki seluruh saham Cathay Utima Investment Pte Ltd. Melalui perusahaan tersebut, ia juga mengendalikan 99,9 persen saham PT Pacific Star Synergy.
Penjualan terbaru ini bukan merupakan transaksi pertama Welly pada Oktober 2026. Dua hari sebelumnya, tepatnya Rabu (21/10/2026), ia juga telah mengurangi kepemilikan saham SPMA.
Dalam transaksi tersebut, Welly menjual sebanyak 22.525.000 saham dengan harga pelaksanaan Rp146 per saham.
Dengan demikian, Welly telah melepas total 24.512.500 saham SPMA melalui dua transaksi pada 21 dan 23 Oktober 2026. Meski kepemilikannya berkurang, Welly tetap menjadi pengendali perseroan dengan porsi kepemilikan tidak langsung sebesar 75 persen.


