Saham

DEWA Bentuk Anak Usaha Logistik, Bidik Sumber Pendapatan Baru

Ringkasan Cepat

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mendirikan anak usaha baru bernama PT DH Logistik untuk memperluas bisnis di sektor jasa pengurusan transportasi. Perseroan menguasai 99,90% saham perusahaan tersebut, sedangkan PT Cipta Multi Prima memiliki 0,10%. Ekspansi ini ditujukan untuk memperkuat struktur bisnis dan mengembangkan sumber pendapatan baru dalam jangka panjang.

• 2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ilustrasi PT Darma Henwa Tbk (DEWA) terkait pendirian anak usaha PT DH Logistik dengan kepemilikan 99,90% untuk memperluas bisnis jasa pengurusan transportasi.

Ilustrasi PT Darma Henwa Tbk (DEWA) terkait pendirian anak usaha PT DH Logistik dengan kepemilikan 99,90% untuk memperluas bisnis jasa pengurusan transportasi. (Foto:DEWA)

Emitenhub.com - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) memperluas lini bisnis ke sektor logistik melalui pendirian anak usaha baru bernama PT DH Logistik pada Kamis (22/10/2026). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha untuk mengembangkan sumber pendapatan baru dan memperkuat struktur bisnis perseroan.

Anak perusahaan yang berkedudukan di Jakarta Selatan tersebut bergerak di bidang jasa pengurusan transportasi, termasuk pengorganisasian pengiriman dan pengepakan barang dalam volume besar melalui jalur kereta api, darat, laut, maupun udara.

Director & Corporate Secretary DEWA, Mukson Arif Rosyidi, menjelaskan bahwa kegiatan usaha DH Logistik juga mencakup pengiriman barang secara kelompok maupun individu atas nama klien.

Namun, cakupan bisnis tersebut tidak termasuk layanan pengemasan atau pengepakan barang yang dilakukan pihak ketiga berdasarkan kontrak maupun imbalan jasa.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dikutip Jumat (23/10/2026), DEWA menjadi pemegang saham mayoritas DH Logistik dengan kepemilikan sebesar 99,90 persen. Sementara itu, PT Cipta Multi Prima menguasai sisa 0,10 persen saham.

Mukson menyampaikan bahwa pembentukan anak usaha tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan dan investasi perseroan untuk memperluas kegiatan bisnis di bidang logistik.

Melalui ekspansi ini, DEWA berharap dapat menciptakan sumber pendapatan tambahan sekaligus mendukung keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.

Dari sisi perdagangan saham, DEWA ditutup pada level Rp258 per saham pada sesi sebelumnya. Dalam sepekan, saham perseroan tercatat melemah 0,77 persen atau turun dua poin.

Iklan