EmitenHub - Berita Ekonomi & Analisis Pasar Terpercaya

Ilustrasi tekanan arus modal asing keluar dari pasar saham, SBN, dan SRBI Indonesia setelah konsultasi MSCI, dengan yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun meningkat menjadi 7,44%.
Market

4 hari yang lalu

OJK-BEI Temui 336 Investor soal MSCI, Risiko Dana Asing Keluar Rp100,8 Triliun

OJK dan BEI menggelar pertemuan virtual bersama sekitar 336 investor regional dan global untuk menjelaskan agenda reformasi pasar modal setelah munculnya konsultasi reklasifikasi MSCI. Goldman Sachs memperkirakan potensi arus keluar dana asing sebesar US$5,6 miliar atau Rp100,8 triliun apabila saham Indonesia dikeluarkan dari indeks MSCI. Risiko tersebut dapat bertambah jika FTSE mengambil langkah serupa, sementara regulator berupaya memperkuat transparansi dan kepercayaan investor.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Ilustrasi pelemahan rupiah ke Rp18.135 per dolar AS di tengah kebijakan BI Rate 5,75%, insentif DNDF, dan pengelolaan instrumen SRBI oleh Bank Indonesia.
Ekonomi

1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan ke Rp18.135, Ekonom Ingatkan BI Rate Bisa Perlu Disesuaikan

Nilai tukar rupiah melemah ke kisaran Rp18.135 per dolar AS, mendekati level Rp18.178 yang sempat tercatat pada Juni 2026. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai insentif lindung nilai DNDF belum tentu cukup untuk menahan tekanan akibat risiko MSCI, kenaikan harga minyak, dan ketidakpastian pasar. BI mempertahankan suku bunga acuan sebesar 5,75% serta mengoptimalkan DNDF dan SRBI. Josua mengingatkan bahwa penyesuaian BI Rate perlu tetap menjadi pilihan apabila pelemahan rupiah

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Ilustrasi saham PT Andira Agro Tbk (ANDI) yang melonjak 75% dalam sepekan di tengah penjualan 2,38 miliar saham senilai Rp71,57 miliar oleh Central Energi Pratama.
Saham

1 jam yang lalu

Saham ANDI Melonjak 75% Sepekan, Central Energi Jual 2,38 Miliar Saham

PT Central Energi Pratama melepas 2.385.530.000 saham PT Andira Agro Tbk (ANDI) senilai Rp71,57 miliar pada 26 Oktober 2026. Transaksi divestasi dengan harga Rp30 per saham tersebut menurunkan kepemilikan Central Energi Pratama dari 49,733% menjadi 24,22%. Pada perdagangan yang sama, saham ANDI ditutup menguat 25% ke Rp35 dengan volume 824,1 juta saham. Secara mingguan, harga saham ANDI melonjak 75% dari Rp20 menjadi Rp35.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Tools Data Pasar

Data IPO, underwriter, emiten Bursa Efek Indonesia, dan kalkulator saham.

Terkini

Iklan