Saham

Saham ANDI Melonjak 75% Sepekan, Central Energi Jual 2,38 Miliar Saham

Ringkasan Cepat

PT Central Energi Pratama melepas 2.385.530.000 saham PT Andira Agro Tbk (ANDI) senilai Rp71,57 miliar pada 26 Oktober 2026. Transaksi divestasi dengan harga Rp30 per saham tersebut menurunkan kepemilikan Central Energi Pratama dari 49,733% menjadi 24,22%. Pada perdagangan yang sama, saham ANDI ditutup menguat 25% ke Rp35 dengan volume 824,1 juta saham. Secara mingguan, harga saham ANDI melonjak 75% dari Rp20 menjadi Rp35.

• 2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ilustrasi saham PT Andira Agro Tbk (ANDI) yang melonjak 75% dalam sepekan di tengah penjualan 2,38 miliar saham senilai Rp71,57 miliar oleh Central Energi Pratama.

Ilustrasi saham PT Andira Agro Tbk (ANDI) yang melonjak 75% dalam sepekan di tengah penjualan 2,38 miliar saham senilai Rp71,57 miliar oleh Central Energi Pratama. (ANJT)

Emitenhub.com - PT Central Energi Pratama mengurangi kepemilikan sahamnya di PT Andira Agro Tbk (ANDI) melalui penjualan 2,38 miliar saham senilai sekitar Rp71,57 miliar. Transaksi tersebut membuat porsi hak suara Central Energi Pratama menyusut dari 49,733 persen menjadi 24,22 persen.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham pada Selasa (27/10/2026), transaksi divestasi tersebut dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 26 Oktober 2026 dengan harga Rp30 per saham.

Jumlah saham yang dilepas mencapai 2.385.530.000 lembar. Dengan harga transaksi tersebut, total nilai penjualan tercatat sebesar Rp71.565.900.000 atau sekitar Rp71,57 miliar.

Sebelum divestasi, Central Energi Pratama memiliki sebanyak 4.650.030.000 saham ANDI atau setara 49,733 persen hak suara.

Setelah transaksi, kepemilikannya berkurang menjadi 2.264.500.000 saham atau 24,22 persen. Dengan demikian, porsi hak suara Central Energi Pratama turun sebesar 25,513 poin persentase.

Dalam laporan tersebut, Central Energi Pratama tercatat sebagai pemilik saham tidak langsung. Perubahan kepemilikan dilaporkan sesuai Pasal 2 Ayat (2) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 4 Tahun 2024 mengenai pelaporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.

Sementara itu, saham ANDI mencatat kenaikan harga pada perdagangan Senin (26/10/2026). Saham perseroan ditutup menguat 25 persen ke level Rp35 per saham, dibandingkan penutupan sebelumnya sebesar Rp28.

Volume perdagangan saham ANDI pada hari tersebut mencapai 824.105.100 lembar.

Dalam sepekan, harga saham ANDI telah meningkat 75 persen, dari Rp20 menjadi Rp35 per saham.

Iklan