Target Harga

Aktivitas pengeboran sumur panas bumi Pertamina Geothermal Energy (PGEO) untuk menjaga produksi dan mengembangkan kapasitas pembangkit.
Saham

1 minggu yang lalu

Kinerja PGEO Moncer di Semester I, Analis Pasang Target Harga hingga Rp1.100

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) membukukan pertumbuhan laba dua digit pada semester I/2026 dengan pendapatan US$235,027 juta (naik 14,7 persen YoY) dan laba bersih US$79,605 juta. Perseroan juga mencetak rekor produksi 3.222 GWh hingga Juli 2026 dan mempercepat pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 dan 4. Analis Indo Premier dan KISI Sekuritas menilai PGEO sebagai emiten EBT berfundamental paling solid, dengan target harga hingga Rp1.100 per saham.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Fasilitas pengolahan nikel dan HPAL milik PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
Saham

1 minggu yang lalu

MBMA Cetak Laba Melonjak 830 Persen, Analis Terbelah Soal Prospek 2027-2028

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) membukukan lonjakan laba bersih (NPATMI) sekitar 830 persen secara tahunan menjadi US$54 juta pada semester I/2026, dengan pendapatan tumbuh 67 persen ke US$1,05 miliar dan EBITDA naik 306 persen. Kinerja ditopang kenaikan produksi bijih nikel, NPI, dan HGNM, serta kontribusi proyek HPAL dari anak usaha. Analis mempertahankan rekomendasi beli, namun berbeda soal target harga akibat asumsi harga nikel yang lebih rendah dan beban biaya yang membebani proyeks

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
ruang-tol-baru-menyempit-jasa-marga-jsmr-putar-strategi-aset-eksisting-non-tol
Saham

1 bulan yang lalu

Ruang Tol Baru Menyempit, Jasa Marga (JSMR) Putar Strategi ke Aset Eksisting dan Bisnis Non-Tol

Ruang ekspansi jalan tol baru PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) kian terbatas seiring minimnya dukungan fiskal dan tender proyek greenfield, sehingga perseroan mengalihkan fokus ke optimalisasi aset eksisting, pengembangan ekosistem non-tol, serta peluang akuisisi jalan tol BUMN di bawah Danantara. Strategi ini dinilai analis sejalan dengan pemulihan kinerja, dengan laba bersih kuartal II/2026 melonjak ke Rp1,1 triliun, dan rekomendasi beli dari CGS International serta Kiwoom Sekuritas dengan t

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel Target Harga