Saham

Pengendali HRTA Borong 5,2 Juta Saham Senilai Rp8,31 Miliar, Kepemilikan Naik Jadi 71,16%

Ringkasan Cepat

Pemegang saham pengendali PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Terang Anugrah Abadi, membeli 5,2 juta saham HRTA senilai sekitar Rp8,31 miliar melalui tiga transaksi pada 16, 19, dan 20 Oktober 2026. Pembelian tersebut meningkatkan kepemilikan pengendali dari 71,05% menjadi 71,16%. Sementara itu, saham HRTA ditutup menguat 1,22% ke Rp1.660 pada perdagangan Jumat (23/10/2026).

• 2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ilustrasi PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) terkait pembelian 5,2 juta saham senilai Rp8,31 miliar oleh pengendali Terang Anugrah Abadi, dengan kepemilikan meningkat menjadi 71,16%.

Ilustrasi PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) terkait pembelian 5,2 juta saham senilai Rp8,31 miliar oleh pengendali Terang Anugrah Abadi, dengan kepemilikan meningkat menjadi 71,16%. (Foto:HRTA)

Emitenhub.com - Pemegang saham pengendali PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Terang Anugrah Abadi, memperbesar kepemilikannya melalui tiga transaksi pembelian saham sepanjang Oktober 2026. Total saham yang diborong mencapai 5,2 juta lembar dengan nilai sekitar Rp8,31 miliar.

Berdasarkan laporan transaksi yang disampaikan pada Jumat (23/10/2026), pembelian dilakukan pada 16, 19, dan 20 Oktober 2026 dengan harga pelaksanaan yang berbeda.

Transaksi terbesar berlangsung pada 16 Oktober 2026 ketika Terang Anugrah membeli 4,35 juta saham HRTA dengan harga Rp1.615 per saham. Nilai pembelian tersebut mencapai sekitar Rp7,02 miliar.

Setelah transaksi pertama, kepemilikan Terang Anugrah meningkat dari 3.272.048.000 saham atau 71,05 persen menjadi 3.276.398.000 saham atau setara 71,14 persen.

Pembelian berlanjut pada 19 Oktober 2026 sebanyak 650.000 saham dengan harga Rp1.505 per saham. Transaksi senilai Rp978,25 juta tersebut meningkatkan jumlah kepemilikan menjadi 3.277.048.000 saham atau 71,16 persen.

Sehari kemudian, pada 20 Oktober 2026, Terang Anugrah kembali menambah 200.000 saham HRTA dengan harga Rp1.550 per saham. Nilai transaksi ketiga mencapai Rp310 juta.

Dengan tambahan tersebut, total kepemilikan Terang Anugrah meningkat menjadi 3.277.248.000 saham atau setara 71,16 persen dari seluruh saham HRTA.

Secara keseluruhan, tiga transaksi tersebut menambah porsi kepemilikan pengendali sebesar 0,11 poin persentase, dari sebelumnya 71,05 persen. Pembelian dilakukan dengan tujuan investasi sebagaimana tercantum dalam laporan transaksi.

Sementara itu, saham HRTA ditutup menguat 1,22 persen atau 20 poin ke level Rp1.660 per saham pada perdagangan Jumat (23/10/2026).

Iklan