Bursa Efek Indonesia

Ilustrasi PT Petrosea Tbk (PTRO) yang merencanakan rights issue sebanyak 170 juta saham baru untuk mendukung pendanaan proyek rekayasa dan konstruksi.
Saham

1 hari yang lalu

PTRO Siapkan Rights Issue 170 Juta Saham, Investor Berisiko Dilusi 1,66%

PT Petrosea Tbk (PTRO) berencana menggelar rights issue dengan menerbitkan maksimal 170 juta saham baru atau setara 1,69% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dana hasil aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk mendukung pendanaan proyek, terutama di sektor rekayasa dan konstruksi. Perseroan menjadwalkan RUPSLB pada 23 November 2026, sementara pemegang saham yang tidak menggunakan haknya berpotensi mengalami dilusi hingga 1,66%.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Ilustrasi evaluasi MSCI November 2026 terhadap saham Indonesia, dengan BRPT, UNTR, dan BRMS menghadapi risiko penghapusan dari indeks di tengah pembekuan rebalancing.
Saham

1 hari yang lalu

MSCI November 2026: BRPT, UNTR, BRMS Terancam Terdepak, Pembekuan Saham RI hingga 2028?

Evaluasi MSCI pada November 2026 menjadi perhatian investor setelah Indo Premier Sekuritas memperkirakan pembekuan penambahan saham Indonesia ke indeks global masih berlanjut. Saham BRPT, UNTR, dan BRMS dinilai berisiko dikeluarkan dari MSCI Standard Indexes, meskipun tingkat risikonya berbeda. Sementara itu, Mirae Asset Sekuritas memperkirakan pembekuan baru berpotensi dicabut pada 2027–2028, di tengah klaim OJK bahwa reformasi pasar modal Indonesia telah mencapai sekitar 90%.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Ilustrasi fasilitas produksi air minum dalam kemasan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) yang menargetkan pengoperasian 35 pabrik hingga akhir 2026.
Saham

2 hari yang lalu

CLEO Bidik Pertumbuhan Dua Digit pada 2026, Siapkan 35 Pabrik dan Inovasi Produk Baru

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menargetkan pertumbuhan bisnis dua digit hingga akhir 2026 dengan memperluas kapasitas produksi dan menghadirkan inovasi kemasan. Setelah mengoperasikan pabrik baru di Palu, perseroan menyiapkan fasilitas produksi di Pekanbaru dan Pontianak sehingga jumlah pabrik ditargetkan mencapai 35 unit. CLEO juga mengembangkan galon 19 liter dengan fitur smart handle serta botol ringan berukuran 220 mililiter untuk memperkuat daya saing di industri AMDK.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel Bursa Efek Indonesia