Bursa Efek Indonesia

Data pipeline pencatatan saham perdana IPO, emisi obligasi EBUS, dan rights issue di Bursa Efek Indonesia per Juli 2026.
Saham

9 jam yang lalu

Bocoran BEI! 4 Saham Baru Siap IPO, Sektor Kesehatan Paling Mendominasi

Bursa Efek Indonesia (BEI) membocorkan pipeline aksi korporasi teranyar per pertengahan Juli 2026. Saat ini, masih ada 4 perusahaan yang mengantre untuk mencatatkan saham perdana (IPO), di mana sektor kesehatan (healthcare) mendominasi antrean tersebut. Di sisi lain, BEI juga mencatat pergerakan masif pada instrumen surat utang dengan antrean 11 emisi obligasi yang dipimpin oleh sektor energi, serta sisa satu emiten properti yang bersiap mengeksekusi rights issue.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Penawaran Obligasi Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2026 PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp2,25 triliun dengan jaminan 10 sekuritas terkemuka.
Saham

1 minggu yang lalu

Kupon Menggiurkan Tembus 10%! TPIA Rilis Obligasi Rp2,25 Triliun Hari Ini, Simak Jadwalnya!

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) resmi membuka masa penawaran Obligasi Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2026 senilai Rp2,25 triliun mulai 6-9 Juli 2026. Menawarkan tingkat bunga hingga 10% per tahun, seluruh dana bersih dari penerbitan ini akan dialokasikan untuk modal kerja dan pembelian bahan baku. Aksi korporasi ini dikawal oleh 10 sekuritas ternama sebagai underwriter dan telah menyandang peringkat idAA- dari Pefindo.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Pergerakan IHSG yang ditutup menghijau di level 5.916,07 bersanding dengan ilustrasi brankas cadangan devisa Bank Indonesia dan gedung The Fed.
Saham

1 minggu yang lalu

IHSG Gaspol ke 5.916! Pasar Justru Cemas Tunggu Rilis Cadangan Devisa & Sinyal The Fed, Ada Apa?

IHSG sukses ditutup menguat ke level 5.916,07 pada perdagangan Senin (6/7/2026) sore. Penguatan ini terjadi di tengah sikap wait and see investor terhadap risalah The Fed dan rilis data cadangan devisa (cadev) domestik. Pasar dibayangi kecemasan akan tren penyusutan cadev yang sebelumnya turun ke USD 144,9 miliar pada Mei 2026. Sementara itu, untuk proyeksi semester II-2026, IHSG diyakini mampu menembus level 7.000 hingga 8.000 jika ditopang sentimen makro global dan domestik yang solid.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel Bursa Efek Indonesia