Saham

ULTJ Siapkan Rights Issue Rp16,94 Triliun untuk Akuisisi Frisian Flag

Ringkasan Cepat

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) berencana menerbitkan maksimal 7,88 miliar saham baru melalui rights issue dengan harga pelaksanaan Rp2.150 per saham. Nilai penerbitan mencapai sekitar Rp16,94 triliun, terutama untuk mengakuisisi 100% saham Frisian Flag Indonesia (FFI) senilai sekitar Rp14,57 triliun melalui skema inbreng. Rencana ini akan dimintakan persetujuan RUPSLB pada 6 November 2026.

• 2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) menyiapkan rights issue hingga Rp16,94 triliun untuk mengambil alih seluruh saham Frisian Flag Indonesia.

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) menyiapkan rights issue hingga Rp16,94 triliun untuk mengambil alih seluruh saham Frisian Flag Indonesia. (Foto:ULTJ

Emitenhub.com - PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 7,88 miliar saham baru melalui aksi penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue. Aksi korporasi tersebut disiapkan untuk mendukung pengambilalihan seluruh saham PT Frisian Flag Indonesia (FFI).

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan yang dikutip Kamis (5/11/2026), Ultrajaya menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp2.150 per saham dengan nilai nominal Rp50 per saham.

Melalui penerbitan maksimal 7.878.669.985 saham baru, perseroan berpotensi memperoleh nilai penerbitan hingga sekitar Rp16,94 triliun.

Rencana transaksi tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (6/11/2026).

Akuisisi FFI menjadi bagian utama dari rencana penambahan modal ULTJ. Perseroan akan mengambil alih seluruh 24.440 saham FFI atau setara 100 persen modal ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai transaksi sekitar Rp14,57 triliun.

Pengambilalihan dilakukan melalui mekanisme penyetoran modal dalam bentuk selain uang (inbreng). Melalui skema tersebut, saham FFI akan disetorkan oleh para pemegang sahamnya sebagai pembayaran atas saham baru ULTJ.

Saat ini, kepemilikan FFI terbagi di antara FrieslandCampina International Holding B.V. (FCIH) sebesar 78,09 persen, Blue Waves Group Ventures Pte. Ltd. (BWG) sebesar 16,91 persen, serta PT Bahtera Wiraniaga Internusa (BWI) sebesar 5 persen.

Ketiga pemegang saham tersebut akan menyetorkan seluruh kepemilikannya di FFI kepada Ultrajaya melalui mekanisme inbreng sebagai bagian dari transaksi pengambilalihan.

Mayoritas Nilai Rights Issue ULTJ untuk Akuisisi Frisian Flag

Sekitar 86,01 persen dari nilai rights issue, setelah memperhitungkan biaya, direncanakan untuk mendukung pengambilalihan seluruh saham FFI senilai sekitar Rp14,57 triliun.

Sementara itu, sisa dana dari penyetoran tunai akan dimanfaatkan untuk memperkuat modal kerja perseroan.

Alokasi modal kerja tersebut ditujukan untuk menunjang kebutuhan operasional Ultrajaya, sejalan dengan rencana pengembangan bisnis setelah transaksi pengambilalihan.

Berbeda dengan rights issue yang seluruhnya dibayar menggunakan uang tunai, sebagian besar penerbitan saham baru ULTJ dalam transaksi ini akan dibayar melalui penyetoran saham FFI. Dengan demikian, nilai keseluruhan rights issue tidak seluruhnya mencerminkan tambahan kas yang diterima perseroan.

Manajemen ULTJ berharap pengambilalihan Frisian Flag Indonesia dapat memperkuat kegiatan operasional sekaligus membuka peluang pengembangan usaha di industri makanan dan minuman.

Perseroan juga menilai transaksi tersebut berpotensi memberikan nilai tambah bagi pemegang saham melalui penguatan bisnis dan pengembangan kegiatan usaha dalam jangka panjang.

Meski demikian, realisasi transaksi masih bergantung pada persetujuan pemegang saham serta pemenuhan persyaratan yang berlaku dalam pelaksanaan rights issue.

Iklan