Emitenhub.com - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 38 persen menjadi Rp1,08 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Kinerja tersebut meningkat dari Rp785 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, didukung pertumbuhan penjualan dan perluasan jaringan ritel perseroan.
Hingga kuartal III-2026, pendapatan ERAA naik 22,17 persen menjadi Rp63,9 triliun dari Rp52,3 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Penjualan telepon seluler dan tablet masih mendominasi pendapatan perseroan dengan kontribusi Rp47,09 triliun. Nilai tersebut tumbuh 15,26 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Segmen aksesoris dan produk lainnya menyumbang penjualan sebesar Rp9,76 triliun, meningkat 17,88 persen secara tahunan. Sementara itu, penjualan komputer dan elektronik konsumen melonjak 79,9 persen menjadi Rp3,86 triliun.
Pertumbuhan penjualan tertinggi secara persentase tercatat pada segmen produk active lifestyle, melampaui segmen usaha lainnya.
Khusus kuartal III-2026, pendapatan Erajaya mencapai Rp21,1 triliun atau meningkat sekitar 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ekspansi jaringan ritel menjadi salah satu pendorong pertumbuhan tersebut.
Grup Erajaya membuka 149 gerai baru sepanjang kuartal III-2026. Erajaya Digital kini mengoperasikan 1.920 gerai melalui sejumlah jaringan ritel, termasuk Erafone, iBox, Samsung Store, dan Xiaomi Store.
Pada bisnis elektronik, Erablue memiliki 307 gerai setelah menambah 126 lokasi sejak awal 2026.
Erajaya Active Lifestyle (ERAL) mengelola 256 gerai melalui sejumlah merek, seperti Urban Republic, ASICS, dan JD Sports. Adapun Erajaya Food & Nourishment memiliki 90 gerai, termasuk Paris Baguette dan Grand Lucky.
Di luar pasar domestik, grup Erajaya juga mengoperasikan 240 gerai yang tersebar di Singapura dan Malaysia.
Dari sisi posisi keuangan, total aset ERAA mencapai Rp31,05 triliun per 30 September 2026. Jumlah tersebut terdiri atas liabilitas sebesar Rp19,90 triliun dan ekuitas Rp11,15 triliun.
