Emitenhub.com - PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS) berencana menambah modal lewat skema Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue.
Dalam aksi korporasi tersebut, Perseroan akan menerbitkan maksimal 2,9 miliar saham baru. Jumlah itu setara 15,88% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Rights issue ini berpotensi menimbulkan dilusi kepemilikan pemegang saham hingga 13,7%.
BMAS menetapkan nilai nominal saham baru sebesar Rp100 per saham dalam rencana PMHMETD IV tersebut. Adapun harga pelaksanaan dan rasio hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) belum ditetapkan perseroan.
Dana hasil rights issue akan dialokasikan untuk memperkuat modal kerja, terutama guna menopang peningkatan penyaluran kredit perseroan.
"PMHMETD IV yang dilakukan oleh Perseroan dapat memperkuat struktur permodalan Perseroan dan mengundang investor-investor untuk dapat berpartisipasi dalam menginvestasikan modalnya dalam Perseroan sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja Perseroan," tulis manajemen BMAS dalam prospektus terbaru, Jumat (7/8/2026).
Rencana rights issue ini lebih dulu akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 27 Agustus 2026.


