TBIG

Bursa Efek Indonesia memperbarui daftar saham HSC pada Oktober 2026 dengan penambahan 19 emiten termasuk TBIG dan MTEL serta keluarnya FILM dan MGLV.
Saham

3 minggu yang lalu

BEI Tambah 19 Saham ke Daftar HSC, TBIG hingga MTEL Masuk, FILM dan MGLV Keluar

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penambahan 19 emiten ke dalam daftar saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC). Sejumlah saham seperti TBIG, MTEL, SSMS, dan PSAB masuk dalam daftar tersebut, sementara FILM dan MGLV dinyatakan keluar. Perubahan ini berlangsung di tengah perluasan metodologi pemantauan HSC untuk meningkatkan transparansi struktur kepemilikan saham.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Edwin Soeryadjaya, Komisaris Saratoga Investama Sedaya (SRTG), menambah kepemilikan sebanyak 910.300 saham senilai Rp1,57 miliar pada Oktober 2026.
Saham

1 bulan yang lalu

Saratoga (SRTG) Rugi Rp3,87 Triliun di Semester I, tapi Emiten Portofolionya Moncer

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) membukukan rugi bersih Rp3,87 triliun sepanjang semester I/2026, berbalik dari laba Rp102,01 miliar tahun sebelumnya, akibat kerugian neto atas investasi Rp4,83 triliun. Namun pendapatan dividen dan bunga perseroan justru naik 31,51 persen, dan sejumlah emiten portofolionya seperti ADRO, MDKA, dan TBIG mencatat kinerja operasional yang menguat. Analis menilai katalis utama SRTG lebih banyak berasal dari rerating nilai portofolio ketimbang laba standalone-n

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mencatat laba bersih Rp1,55 triliun dan pendapatan Rp7 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026.
Saham

2 bulan yang lalu

Rumor Merger Mitratel (MTEL) dan Tower Bersama (TBIG) Berembus Lagi, TOWR Terancam Tertekan

Rumor merger antara PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel dengan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) kembali mencuat, dengan MTEL dikabarkan telah meminta penasihat keuangan mengajukan proposal. Analis menilai entitas gabungan yang bakal mengelola 65.800 menara berpotensi mengubah peta persaingan dan menekan pemain seperti TOWR, meski Danantara, Telkom, dan analis menegaskan prosesnya masih di tahap penjajakan awal tanpa konfirmasi resmi.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel TBIG