Jhonlin Baratama

PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) menjelaskan penggadaian 5,29 miliar saham kepada Bank Mandiri (BMRI) untuk fasilitas kredit Jhonlin Baratama.
Saham

3 minggu yang lalu

92,38% Saham PGUN Digadaikan ke Bank Mandiri (BMRI), Ada Apa?

PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) menjelaskan penggadaian 5,29 miliar saham atau setara 92,38% kepada Bank Mandiri (BMRI) untuk mendukung fasilitas kredit Jhonlin Baratama. Manajemen menegaskan perseroan tidak menerima aliran dana maupun memberikan jaminan atas kredit tersebut. Saham PGUN tercatat melemah 11,31% secara tahun berjalan hingga perdagangan akhir pekan lalu.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Area tambang batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) di tengah perubahan struktur kepemilikan saham
Saham

1 bulan yang lalu

Haji Isam Masuk Bayan Resources (BYAN), Low Tuck Kwong Lepas Saham Rp26 Triliun

Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masuk sebagai pemegang saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dengan menguasai 10,08 miliar saham atau 30,25 persen, lewat transaksi negosiasi senilai sekitar Rp26,10 triliun. Kepemilikan taipan Low Tuck Kwong menyusut dari 40,15 persen menjadi 9,95 persen. Harga pelaksanaan dipatok Rp2.588 per saham atau diskon sekitar 79,9 persen dari harga pasar, dengan analis menyoroti arah strategis pemegang saham baru dan potensi kewajiban tender of

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Area tambang batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) di tengah perubahan struktur kepemilikan saham
Saham

1 bulan yang lalu

ESDM Setujui RKAB 3 Anak Usaha Bayan (BYAN), Tambah Kuota hingga 20 Juta Ton

Kementerian ESDM menyetujui perubahan RKAB 2026 untuk tiga anak usaha PT Bayan Resources Tbk (BYAN), yakni Tiwa Abadi, Tanur Jaya, dan Fajar Sakti Prima, dengan tambahan kuota produksi batu bara total sekitar 15-20 juta ton. Dirjen Minerba Tri Winarno menegaskan persetujuan ini murni karena persyaratan yang sebelumnya belum lengkap kini terpenuhi, dan tidak berkaitan dengan peralihan saham BYAN ke PT Jhonlin Baratama milik Haji Isam yang berpotensi menguasai sekitar 30% saham perseroan.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel Jhonlin Baratama