BRI Danareksa

Ilustrasi saham PT Indosat Tbk (ISAT) dengan perbedaan target harga Mirae Asset Rp3.850 dan BRI Danareksa Rp2.500, di tengah ekspansi AI Zankore dan investasi jaringan 5G.
Saham

2 hari yang lalu

Target Saham ISAT Terbelah! Mirae Bidik Rp3.850, BRI Danareksa Rp2.500, Ada Apa?

Prospek saham PT Indosat Tbk (ISAT) mendapat penilaian berbeda dari dua perusahaan sekuritas. Mirae Asset menaikkan target harga ISAT menjadi Rp3.850 per saham berkat potensi kontribusi laba dari bisnis AI Zankore dan Indosat Fiber Technology (IFT). Sebaliknya, BRI Danareksa menurunkan target menjadi Rp2.500 meski mempertahankan rekomendasi beli, menyusul kenaikan anggaran capex Indosat menjadi Rp23 triliun untuk pengembangan jaringan 5G.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Fasilitas pengolahan nikel dan HPAL milik PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
Saham

1 minggu yang lalu

MBMA Cetak Laba Melonjak 830 Persen, Analis Terbelah Soal Prospek 2027-2028

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) membukukan lonjakan laba bersih (NPATMI) sekitar 830 persen secara tahunan menjadi US$54 juta pada semester I/2026, dengan pendapatan tumbuh 67 persen ke US$1,05 miliar dan EBITDA naik 306 persen. Kinerja ditopang kenaikan produksi bijih nikel, NPI, dan HGNM, serta kontribusi proyek HPAL dari anak usaha. Analis mempertahankan rekomendasi beli, namun berbeda soal target harga akibat asumsi harga nikel yang lebih rendah dan beban biaya yang membebani proyeks

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Presiden Prabowo Subianto memaparkan rencana produksi bensin dari batu bara melalui teknologi coal to liquid
Market

1 bulan yang lalu

Harga Batu Bara Tembus Tertinggi 11 Pekan, Saham Emiten Dinilai Masih Kemurahan

Harga batu bara menguat hingga sekitar USD145 per ton pada awal September 2026, mencapai level tertinggi dalam 11 pekan, ditopang kuatnya permintaan energi global, konflik Timur Tengah, dan ketatnya pasokan. BRI Danareksa Sekuritas menilai sektor batu bara masih undervalued dengan PE 6,1 kali di tengah fundamental yang membaik, meski ruang kenaikan jangka pendek dibatasi normalisasi harga, tekanan DMO, dan kenaikan biaya solar.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel BRI Danareksa