Saham

BRI (BBRI) Tuntaskan Buyback Saham, Serap 31 Juta Lembar Senilai Rp90 Miliar

Ringkasan Cepat

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) merampungkan pembelian kembali saham (buyback) periode 12 Juni hingga 11 September 2026 dengan menyerap 31 juta saham senilai Rp90,37 miliar, atau sekitar 18% dari alokasi dana Rp500 miliar. Buyback yang dibiayai kas internal ini menambah posisi saham treasuri BRI dan akan digunakan untuk program kepemilikan saham pekerja serta pengurus, sementara harga BBRI berada di Rp3.320 dan masih terkoreksi 9,3% sepanjang tahun.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ilustrasi Bank Rakyat Indonesia menuntaskan program pembelian kembali saham untuk menambah posisi saham treasuri

Ilustrasi Bank Rakyat Indonesia menuntaskan program pembelian kembali saham untuk menambah posisi saham treasuri (Foto:BBRI)

Emitenhub.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) resmi menuntaskan pembelian kembali saham (share buyback) periode 12 Juni hingga 11 September 2026.

Pada periode tersebut, bank BUMN itu menyerap 31 juta saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun dana yang dihabiskan mencapai Rp90,37 miliar, belum termasuk biaya komisi perantara perdagangan efek dan biaya lainnya.

Jumlah tersebut setara 18% dari alokasi dana buyback saham. Saat itu, BRI menyiapkan dana hingga Rp500 miliar untuk melaksanakan aksi korporasi tersebut.

"Adapun saham hasil buyback 2026 akan digunakan untuk program kepemilikan saham pekerja dan atau Direksi dan Dewan Komisaris, yang pengalihannya dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan RUPS," kata Direktur BRI Achmad Royadi dalam keterbukaan informasi, Selasa (15/9/2026).

BRI melaksanakan buyback saham dalam tiga bulan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 13/2023 terkait Kebijakan dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal pada Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan.

Perseroan memanfaatkan kas internal untuk mengeksekusi buyback saham tersebut. Hingga akhir Juni 2026, BRI memiliki kas dan setara kas sebesar Rp24,74 triliun, belum termasuk Giro Wajib Minimum (GWM) yang disimpan di Bank Indonesia sebesar Rp90,56 triliun.

Sementara itu, saham hasil buyback tersebut kian menambah posisi saham treasuri BRI yang sebelumnya mencapai 814,37 juta saham atau sekitar 0,54% dari jumlah saham yang beredar.

Harga saham BBRI berada di level Rp3.320 pada penutupan sore ini. Sejak awal tahun, saham salah satu bank raksasa di Tanah Air itu masih terkoreksi 9,3%.

Iklan