POJK

Ilustrasi PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) terkait rencana private placement 1,47 miliar saham baru untuk ekspansi, modal kerja, dan refinancing utang.
Saham

4 minggu yang lalu

Merdeka Gold Resources (EMAS) Siapkan Pinjaman Rp6,45 Triliun untuk Anak Usaha

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menyiapkan fasilitas pinjaman berplafon total Rp6,45 triliun kepada anak usahanya, PT Pani Industri Nusantara (PIN), melalui tiga perjanjian pinjaman yang efektif sejak 25 September 2026. Pinjaman terbesar Rp3,05 triliun berasal langsung dari EMAS, sementara GSM dan PETS masing-masing menyediakan Rp1,70 triliun. Seluruh fasilitas berbunga INDONIA plus marjin 1,70 persen, bertenor hingga 31 Desember 2031, dan tanpa jaminan.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Logo dan kantor PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) di tengah rencana pelunasan obligasi
Saham

1 bulan yang lalu

BRI (BBRI) Tuntaskan Buyback Saham, Serap 31 Juta Lembar Senilai Rp90 Miliar

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) merampungkan pembelian kembali saham (buyback) periode 12 Juni hingga 11 September 2026 dengan menyerap 31 juta saham senilai Rp90,37 miliar, atau sekitar 18% dari alokasi dana Rp500 miliar. Buyback yang dibiayai kas internal ini menambah posisi saham treasuri BRI dan akan digunakan untuk program kepemilikan saham pekerja serta pengurus, sementara harga BBRI berada di Rp3.320 dan masih terkoreksi 9,3% sepanjang tahun.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Ilustrasi Komisaris HEAL Dr Hasmoro menambah kepemilikan saham Medikaloka Hermina di tengah koreksi harga saham
Saham

2 bulan yang lalu

Saham Anjlok 19%, Komisaris HEAL Hasmoro Borong 737.700 Saham di Tengah Koreksi

Dr Hasmoro, anggota Dewan Komisaris sekaligus pengendali PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), memborong 737.700 saham perseroan melalui tiga transaksi pada 19-21 Agustus 2026 saat harga saham tengah terkoreksi. Aksi beli untuk tujuan investasi ini menaikkan kepemilikannya menjadi 774.672.689 saham, di tengah pelemahan harga HEAL yang telah merosot 18,90% sejak akhir Juli 2026.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel POJK