Saham

SSIA Bidik Jual 10 Hektare Lahan Data Center di Karawang, Tren AI Jadi Pendorong

Ringkasan Cepat

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membidik penjualan lahan data center seluas 10 hektare di Karawang pada 2026, ditopang kelengkapan infrastruktur listrik dan air, sementara kawasan Subang masih dalam penyelesaian tahap kedua. Sepanjang semester I/2026, SSIA membukukan marketing sales Rp196 miliar dan accounting sales Rp1.076 miliar yang melonjak dari Rp167 miliar, dengan optimisme tren AI mendorong permintaan lahan data center dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ilustrasi Surya Semesta Internusa membidik penjualan lahan data center di Karawang seiring meningkatnya permintaan tren AI

Ilustrasi Surya Semesta Internusa membidik penjualan lahan data center di Karawang seiring meningkatnya permintaan tren AI (Foto:SSIA)

Emitenhub.com - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membidik target penjualan lahan seluas 10 hektare di Karawang untuk data center pada 2026. Tak hanya di Karawang, SSIA juga menerangkan terdapat permintaan serupa di kawasan Subang.

Presiden Direktur SSIA Johannes Suriadjaja menyampaikan penyediaan lahan data center yang diperkirakan terealisasi tahun ini baru di Karawang. Hal itu dikarenakan fasilitas penunjang untuk data center yang dinilai lengkap berada di Karawang, sementara di kawasan Subang masih dalam penyelesaian tahap kedua untuk infrastruktur listriknya.

"Untuk Karawang, listrik dipenuhi oleh PLN, dan air dipenuhi oleh kawasan, dan kita bisa penuhi. Jadi, memang kalau data center itu cukup rigid, ya, dari sisi infrastrukturnya, ampere-nya (listrik), kemudian sisi air," ujar Johannes dalam Public Expose Live, Senin (7/9/2026).

Permintaan lahan data center tak lepas dari core business SSIA yang juga fokus di segmen property, di samping segmen bisnis lainnya meliputi construction dan hospitality.

Johannes menuturkan sepanjang semester I/2026, Suryacipta Karawang menjadi penopang utama dengan capaian 7,2 ha, disusul Subang Smartpolitan 2,2 ha, dan lainnya 0,7 ha. Dari beberapa lokasi tersebut, total nilai marketing sales mencapai Rp196 miliar.

Sementara itu, dari sisi accounting sales, totalnya Rp1.076 miliar, naik pesat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp167 miliar. Perolehan itu ditopang oleh accounting sales dari Subang Smartpolitan.

Ia juga optimistis tren AI mampu mendorong kinerja SSIA dalam dua hingga tiga tahun ke depan, seiring meningkatnya permintaan lahan untuk data center. "Kita percaya permintaan data center dalam dua tahun ke depan akan cukup tinggi untuk kawasan. Jadi yang paling penting bagi data center adalah listrik, air, dan network, dan ini semua harus mampu kita penuhi," pungkasnya.

Iklan