Market

Pefindo Pertahankan Rating idAAA Maybank Finance dan Obligasi Berkelanjutan IV, Prospek Stabil

Ringkasan Cepat

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat idAAA dengan prospek stabil untuk PT Maybank Indonesia Finance dan Obligasi Berkelanjutan IV. Penilaian tersebut didukung oleh peran strategis perusahaan dalam Grup Maybank, posisi pasar yang kuat, serta tingkat permodalan dan kualitas aset yang sangat kuat. Meski demikian, Pefindo mengingatkan bahwa pelemahan dukungan grup maupun kondisi keuangan dapat memengaruhi peringkat perusahaan.

• 2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ilustrasi Maybank Indonesia Finance yang mempertahankan peringkat kredit idAAA dengan prospek stabil dari Pefindo untuk perusahaan dan Obligasi Berkelanjutan IV.

Ilustrasi Maybank Indonesia Finance yang mempertahankan peringkat kredit idAAA dengan prospek stabil dari Pefindo untuk perusahaan dan Obligasi Berkelanjutan IV.

Emitenhub.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat idAAA dengan prospek stabil untuk PT Maybank Indonesia Finance (Maybank Finance) serta Obligasi Berkelanjutan IV yang diterbitkan perusahaan. Penilaian tersebut terutama ditopang oleh dukungan Grup Maybank, posisi pasar yang kuat, serta kondisi permodalan dan kualitas aset perusahaan pembiayaan tersebut.

Dalam keterangan tertulis yang dikutip Rabu (14/10/2026), Pefindo menyatakan bahwa peran strategis Maybank Finance dalam Grup Maybank menjadi faktor utama yang mendukung peringkat kredit perusahaan.

Maybank Finance berada di bawah kendali Malayan Banking Bhd (Maybank Bhd) melalui PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Hubungan tersebut dinilai memberikan dukungan terhadap profil kredit perusahaan.

Selain faktor pemegang saham, Pefindo menilai Maybank Finance memiliki posisi pasar yang kuat, tingkat kapitalisasi yang sangat kuat, serta kualitas aset yang sangat baik.

Peringkat idAAA merupakan kategori tertinggi dalam skala pemeringkatan nasional Pefindo. Peringkat ini menunjukkan kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi kewajiban keuangan dibandingkan dengan entitas lain di Indonesia.

Sementara itu, prospek stabil menunjukkan bahwa Pefindo tidak memperkirakan perubahan peringkat dalam jangka waktu penilaian yang berlaku berdasarkan kondisi saat ini.

Meski memiliki profil kredit yang kuat, Maybank Finance masih menghadapi tantangan dari persaingan ketat di industri pembiayaan.

Pefindo Ungkap Faktor yang Bisa Menekan Peringkat Maybank Finance

Pefindo menegaskan bahwa keberlanjutan dukungan Grup Maybank menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga peringkat kredit Maybank Finance.

Peringkat perusahaan berpotensi diturunkan apabila terdapat pelemahan dukungan dari grup usaha tersebut.

Kondisi itu dapat terjadi jika Maybank Finance tidak lagi memiliki peran strategis dalam pengembangan bisnis keuangan Grup Maybank.

Selain perubahan hubungan dengan pemegang saham, penurunan peringkat juga dapat dipicu oleh pelemahan signifikan pada profil bisnis maupun kondisi keuangan perusahaan.

Dengan demikian, keberlanjutan peringkat idAAA tidak hanya bergantung pada kekuatan Grup Maybank, tetapi juga pada kemampuan Maybank Finance mempertahankan kinerja usaha dan kualitas asetnya.

Maybank Finance Didukung 30 Kantor Cabang

Maybank Finance merupakan perusahaan pembiayaan yang menjalankan kegiatan usaha terutama pada segmen pembiayaan otomotif dan sewa operasi.

Hingga 30 Juni 2026, perusahaan memiliki jaringan sebanyak 30 kantor cabang untuk mendukung kegiatan pembiayaannya.

Dari sisi struktur kepemilikan, sebanyak 99,99% saham Maybank Finance dikuasai PT Bank Maybank Indonesia Tbk, yang merupakan bagian dari Grup Maybank.

Sisa 0,01% saham dimiliki Koperasi Karyawan PT Bank International Indonesia Tbk.

Struktur kepemilikan tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pefindo dalam menilai potensi dukungan dari pemegang saham pengendali.

Penegasan peringkat idAAA juga berlaku terhadap Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance. Dengan peringkat dan prospek yang dipertahankan, Pefindo menilai profil kredit perusahaan masih didukung oleh permodalan, kualitas aset, serta peran strategisnya dalam Grup Maybank, meskipun persaingan industri pembiayaan tetap menjadi tantangan.

Iklan