Saham

Tunggal Jaya Investama Kembali Borong Saham IMPC, Kepemilikan Naik Jadi 38,43%

Ringkasan Cepat

PT Tunggal Jaya Investama menambah kepemilikan sahamnya di PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) lewat transaksi pada 18 dan 21 September 2026. Porsi kepemilikannya naik dari 38,42% menjadi 38,43% atau 21,102 miliar lembar saham. Aksi ini melanjutkan pembelian serupa pada 15 dan 17 September 2026.

1 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) terkait penambahan kepemilikan saham oleh Tunggal Jaya Investama

PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) terkait penambahan kepemilikan saham oleh Tunggal Jaya Investama (Foto:IMPC)

Emitenhub.com - PT Tunggal Jaya Investama, salah satu pemegang saham PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC), kembali menambah porsi kepemilikannya melalui transaksi pada 18 September dan 21 September 2026. Usai aksi itu, Tunggal Jaya menggenggam 38,43% saham IMPC, emiten manufaktur bahan bangunan dan plastik.

Dalam keterangan tertulis, Minggu (22/9), manajemen IMPC menyebut Tunggal Jaya memborong 3.134.100 lembar saham di harga Rp1.696 per saham dan 3.191.000 lembar saham di harga Rp1.648 per saham.

"Tujuan dari transaksi adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung," tulis manajemen.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Tunggal Jaya Investama di Impack Pratama Industri (IMPC) naik menjadi 21,102 miliar lembar saham atau setara 38,43%.

Posisi itu lebih tinggi dibanding sebelumnya. Tunggal Jaya tercatat mengoleksi 21,096 miliar lembar saham atau setara 38,42%.

Penambahan porsi ini bukan yang pertama. Pada 15 September dan 17 September 2026, Tunggal Jaya Investama selaku pemegang saham IMPC juga sudah mengerek kepemilikannya.

Kala itu, lewat keterangan tertulis pada Jumat (18/9/2026), manajemen IMPC menuturkan Tunggal Jaya membeli 3.150.000 lembar saham di harga Rp1.646 per saham dan 200.000 lembar saham di harga Rp1.672 per saham.

Dari perspektif pasar modal, akumulasi berulang oleh pemegang saham utama menjadi salah satu hal yang dicermati investor dalam menakar keyakinan pemilik terhadap prospek IMPC ke depan.

Iklan