Emitenhub.com - PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 senilai Rp273,43 miliar atau Rp5 per saham. Pembayaran kepada pemegang saham dijadwalkan pada 30 Oktober 2026, dengan batas perdagangan saham yang masih memberikan hak dividen (cum dividend) di pasar reguler dan negosiasi pada 21 Oktober.
Keputusan pembagian dividen tersebut ditetapkan melalui keputusan Direksi Nomor 075/IPI-LEGAL/BOD/X/2026 tertanggal 13 Oktober 2026, setelah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris.
Corporate Secretary Impack Pratama Industri Lenggana Linggawati menyampaikan bahwa dividen akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada tanggal pencatatan yang telah ditentukan.
Berdasarkan nilai pembagian tersebut, setiap pemegang 1.000 saham IMPC berhak memperoleh dividen bruto Rp5.000, sebelum memperhitungkan pajak yang mungkin berlaku.
Pada penutupan perdagangan Selasa (13/10/2026), saham IMPC berada di level Rp1.160, turun sekitar 1,3%.
Dengan harga tersebut, indikasi imbal hasil dividen atau dividend yield interim mencapai sekitar 0,43%. Perhitungan ini mengacu pada dividen Rp5 per saham dibandingkan harga penutupan Rp1.160.
Jadwal Cum Date dan Pembayaran Dividen IMPC
Berikut jadwal pembagian dividen interim IMPC untuk tahun buku 2026:
Tahapan | Tanggal |
|---|---|
Cum dividen pasar reguler dan negosiasi | 21 Oktober 2026 |
Ex dividen pasar reguler dan negosiasi | 22 Oktober 2026 |
Cum dividen pasar tunai | 23 Oktober 2026 |
Ex dividen pasar tunai | 26 Oktober 2026 |
Recording date | 23 Oktober 2026 |
Pembayaran dividen | 30 Oktober 2026 |
Investor yang ingin memperoleh hak dividen melalui pasar reguler perlu memperhatikan batas cum dividend pada 21 Oktober 2026.
Sementara itu, recording date merupakan tanggal penetapan daftar pemegang saham yang berhak menerima pembayaran dividen. Saham yang mulai diperdagangkan pada periode ex dividend tidak lagi membawa hak atas dividen tersebut bagi pembeli baru.
Laba IMPC Naik 51% pada Semester I-2026
Rencana pembagian dividen tersebut didukung oleh pertumbuhan laba Impack Pratama Industri sepanjang enam bulan pertama 2026.
Perseroan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp446,50 miliar, meningkat sekitar 51% dibandingkan Rp295,6 miliar pada semester I-2025.
Kinerja tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan yang mencapai Rp2,47 triliun, tumbuh sekitar 29,7% dari Rp1,90 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dengan total dividen interim Rp273,43 miliar, nilai pembagian tersebut setara sekitar 61,2% dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada semester I-2026.
Dari sisi keuangan, IMPC memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp2,90 triliun per 30 Juni 2026. Sementara itu, total ekuitas perseroan mencapai Rp3,41 triliun dengan posisi kas dan setara kas sekitar Rp479 miliar.
Kinerja tersebut menjadi dasar bagi perseroan dalam menetapkan pembagian dividen interim tahun buku 2026.
Dengan jadwal yang telah diumumkan, pemegang saham yang memenuhi ketentuan pencatatan akan menerima pembayaran pada 30 Oktober 2026.


