PT Tunas Alfin Tbk (TALF) resmi membagikan dividen tunai senilai Rp10,82 miliar kepada para pemegang saham. Alokasi pembayaran ini merepresentasikan rasio pembayaran dividen sebesar 20,56% dari total raupan laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang menyentuh angka Rp52,66 miliar. Pemegang saham berhak menerima kucuran dana tunai sebesar Rp8 untuk setiap lembar kepemilikan.
Tingkat pengembalian dividen TALF tercatat di kisaran 1,2% bila mengacu pada posisi harga saham Rp660 pada penutupan perdagangan Rabu (24/6/2026). Rapat turut menyetujui alokasi dana cadangan sebesar Rp100 juta. Manajemen perusahaan kemudian mengunci sisa laba bersih senilai Rp41,74 miliar sebagai saldo laba ditahan untuk mengakselerasi rencana ekspansi bisnis mendatang.
Jadwal pendistribusian keuntungan ini merujuk pada ketetapan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 23 Juni 2026. Hak cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 1 Juli 2026. Periode ex dividen untuk kedua pasar tersebut menyusul pada 2 Juli 2026.
Transaksi cum dividen pasar tunai dijadwalkan pada 3 Juli 2026. Tanggal tersebut sekaligus menjadi batas pencatatan daftar pemegang saham atau recording date hingga pukul 16.00 WIB. Perdagangan ex dividen pasar tunai akan berlangsung pada 6 Juli 2026. Eksekusi pencairan dana ke rekening investor bakal direalisasikan pada 23 Juli 2026. Investor akan memperhatikan rentetan lini masa ini untuk memastikan hak atas dividen tersebut.
Landasan pembagian dividen ini mengacu pada rekam jejak keuangan per 31 Desember 2025. TALF mencatatkan laba bersih Rp52,66 miliar pada periode tersebut. Postur keuangan perseroan didukung oleh cadangan modal yang tebal. Saldo laba ditahan tanpa batasan penggunaan mencapai Rp476,96 miliar. Posisi total ekuitas perusahaan bertengger di angka Rp1,86 triliun. Ke depan, pelaku pasar akan mencermati respons harga saham menjelang pencairan dana ini.


