Emitenhub.com - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) membukukan laba bersih Rp354,28 miliar pada semester I-2026.
Perolehan itu melonjak 89% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp187,44 miliar.
Seiring lonjakan laba, pendapatan perseroan tumbuh tipis 3,13% menjadi Rp3,20 triliun dari Rp3,10 triliun pada semester I-2025.
Pendapatan tersebut ditopang sektor jasa pertambangan yang bersumber dari afiliasi, PT Kaltim Prima Coal, sebesar Rp2,34 triliun.
Merujuk riset Stockbit, Senin (10/8/2026), kenaikan laba bersih ditopang penyesuaian nilai wajar investasi saham sebesar Rp229 miliar pada kuartal II. Faktor ini mengompensasi lonjakan beban keuangan hingga 95%, yang terutama dipicu denda pinjaman bank bersifat one-off senilai Rp46 miliar.
Di sisi lain, laba bruto terkerek 23,45% menjadi Rp612,16 miliar. Kenaikan ini bersumber dari penurunan beban pokok pendapatan sebesar 0,73% menjadi Rp2,59 triliun.
Hingga Juni 2026, total aset DEWA meningkat menjadi Rp17,62 triliun. Liabilitas perseroan ikut naik menjadi Rp9,5 triliun, dengan ekuitas mencapai Rp8,1 triliun.


