Protelindo

Menara telekomunikasi milik PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) terkait fasilitas kredit baru dari Bank Central Asia
Saham

3 minggu yang lalu

TOWR Tarik Amunisi Rp2 Triliun dari BCA untuk Anak Usaha Protelindo

PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) meneken amendemen ke-20 Perjanjian Fasilitas dengan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada 22 September 2026. Kesepakatan ini memperpanjang Fasilitas B hingga November 2027 dan membuka kredit baru Rp2 triliun untuk Protelindo. TOWR menggolongkannya sebagai transaksi afiliasi, bukan transaksi material.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Ilustrasi Protelindo menegaskan perolehan saham Bakrie Telecom sebagai hasil konversi obligasi wajib konversi
Saham

1 bulan yang lalu

Protelindo Buka Suara soal 10,86% Saham Bakrie Telecom, Tegaskan Hasil Konversi Obligasi

Protelindo menegaskan perolehan 10,86% saham Bakrie Telecom (BTEL) merupakan pelaksanaan konversi obligasi wajib konversi berdasarkan perjanjian perdamaian PKPU 2014, bukan repurchase agreement. Perseroan menyatakan kepemilikan tersebut tidak bersifat material dan tetap fokus pada bisnis utamanya, setelah sebelumnya menyerap 4,84 miliar saham senilai Rp969,35 miliar.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Ilustrasi Protelindo milik Grup Djarum menguasai 10,86 persen saham Bakrie Telecom lewat konversi obligasi wajib konversi
Saham

1 bulan yang lalu

Grup Djarum Rogoh Rp969 Miliar, Protelindo Kuasai 10,86% Saham Bakrie Telecom (BTEL)

Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), anak usaha Grup Djarum, menggenggam 10,86% saham Bakrie Telecom (BTEL) setelah menyerap 4,84 miliar saham pada harga Rp200 per lembar senilai Rp969,35 miliar. Transaksi ini berkaitan dengan penerimaan hasil konversi obligasi wajib konversi, menjadikan Protelindo sebagai salah satu pemegang saham emiten produsen merek Esia yang pemilik manfaat akhirnya adalah Anindya Novyan Bakrie.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel Protelindo