literasi keuangan

OJK menjelaskan penerapan prinsip una via dalam penanganan pelanggaran pasar modal terkait saham BREN, CUAN, dan DSSA.
Ekonomi

1 minggu yang lalu

Pinjol Tembus Rp106,94 Triliun, Kredit Macet 4,73%! OJK Waspadai Gali Lubang Tutup Lubang

OJK mencatat pembiayaan pinjaman daring (pindar) mencapai Rp106,94 triliun pada Agustus 2026, tumbuh 22,07% secara tahunan, dengan tingkat wanprestasi TWP90 sebesar 4,73%. OJK mewaspadai praktik gali lubang tutup lubang ketika pinjaman baru digunakan untuk menutup utang lama. INDEF mendorong perbaikan penilaian kredit dan penyesuaian tenor dengan kemampuan bayar. DanaKredi dan Amartha memperkuat analisis risiko untuk mencegah pinjaman berulang yang tidak sehat.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Ilustrasi industri asuransi jiwa Indonesia dengan premi tunggal meningkat 26,3% menjadi Rp40,76 triliun dan premi reguler turun 2,4% menjadi Rp53,99 triliun pada semester I/2026.
Ekonomi

1 minggu yang lalu

Premi Tunggal Asuransi Jiwa Melonjak 26,3%, Premi Reguler Justru Turun! Ada Apa?

Pendapatan premi tunggal industri asuransi jiwa melonjak 26,3% menjadi Rp40,76 triliun pada semester I/2026, menurut AAJI. Sebaliknya, premi reguler turun 2,4% menjadi Rp53,99 triliun. Tren industri ini berbeda dengan kinerja Allianz Life yang mencatat pertumbuhan kedua jenis premi hingga September 2026 dan MSIG Life (LIFE) yang premi regulernya tumbuh 13,6% pada semester I/2026. Pengamat menilai kemampuan bayar nasabah dan strategi produk menjadi faktor penting bagi pertumbuhan premi.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Ilustrasi AXA Financial Indonesia mendirikan AXA Sharia Life Insurance untuk memperluas perlindungan asuransi berbasis syariah
Saham

1 bulan yang lalu

AXA Financial Indonesia Dirikan AXA Sharia Life Insurance, Bidik Pasar Syariah

PT AXA Financial Indonesia mendirikan PT AXA Sharia Life Insurance (ASLI), perusahaan asuransi syariah pertamanya, yang telah mengantongi izin usaha OJK berdasarkan Keputusan Nomor KEP-76/D.05/2026 tertanggal 8 September 2026. Pendirian ini menyasar perluasan perlindungan berbasis syariah sekaligus mendukung ekonomi syariah nasional, di tengah pasar yang masih terbuka lebar dengan literasi keuangan syariah 43,42% dan inklusi keuangan syariah baru 13,41% menurut data SNLIK 2025.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel literasi keuangan