Konflik Timur Tengah

Ilustrasi pergerakan harga komoditas global, minyak Brent yang diproyeksikan bertahan di atas US$100 per barel hingga kuartal II-2027, dan emas yang diperkirakan mencapai rata-rata US$5.140 per ons pada 2028.
Market

4 hari yang lalu

Harga Minyak Indonesia Melonjak ke US$112,81 per Barel, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada September 2026 melonjak US$23,38 menjadi US$112,81 per barel akibat meningkatnya ketegangan geopolitik Timur Tengah dan risiko gangguan pasokan. Kenaikan juga terjadi pada harga minyak Brent, WTI, Dated Brent, dan OPEC Basket. Pemerintah memproyeksikan ICP Oktober 2026 mulai melandai ke kisaran US$98 hingga US$103 per barel.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Grafik IHSG melemah 2,59% ke level 5.936,15 dengan analisis teknikal Kiwoom Sekuritas terkait support 5.810 dan isu denda MSCI.
Saham

4 hari yang lalu

IHSG Ambles 2,8% ke 5.921, 8 Saham Kena ARB di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 2,8% ke level 5.921,7 pada perdagangan sesi II, Senin (12/10/2026). Sedikitnya delapan saham mengalami penurunan hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB), dengan 625 saham berada di zona merah. Tekanan pasar berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik Timur Tengah dan kekhawatiran terhadap arah suku bunga The Fed.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Ilustrasi lonjakan kebutuhan LNG Indonesia di tengah produksi dalam negeri yang sulit bertumbuh dan risiko ketergantungan impor
Market

7 bulan yang lalu

Harga Minyak Tertahan di Tengah Perang AS–Iran, Selat Hormuz Lumpuh

Harga minyak dunia bertahan tinggi di tengah eskalasi konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang mengganggu jalur pelayaran Selat Hormuz. Minyak Brent ditutup di USD81,40 per barel sementara WTI mencapai USD74,66, dengan pasar energi global mencermati potensi gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel Konflik Timur Tengah