dilusi

Properti vila dan resor milik PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) di tengah rencana rights issue
Saham

3 minggu yang lalu

Bukit Uluwatu Villa (BUVA) Rights Issue 6,15 Miliar Saham, Bidik Dana Rp1,54 Triliun

PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) berencana menggelar rights issue atau PMHMETD II sebanyak 6.154.263.660 saham biasa untuk meraup dana Rp1,54 triliun, dengan harga pelaksanaan Rp250 per saham. Pemegang saham pengendali PT Nusantara Utama Investama (NUI) akan menebus sebagian besar haknya, sementara Happy Hapsoro, Ferry Sudjono, TTD, dan Henan Putihrai Sekuritas bertindak sebagai pembeli siaga. Pemegang saham yang tidak menebus haknya berpotensi terdilusi hingga maksimum 20 persen.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Rig pengeboran milik PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) di tengah rencana konversi utang menjadi saham
Saham

3 minggu yang lalu

Apexindo (APEX) Private Placement, Konversi Utang HSBC Rp70,87 Miliar Jadi Saham

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) berencana menerbitkan 218.090.317 saham baru Seri B melalui private placement (PMTHMETD) untuk mengonversi utang kepada kreditor sindikasi asing menjadi saham. Total utang pokok yang dikonversi mencapai US$4,11 juta atau Rp70,87 miliar kepada HSBC LTD dan HSBC PLC, dengan harga pelaksanaan Rp325 per saham. Aksi ini menekan kewajiban perseroan dari US$36,09 juta menjadi US$8,67 juta, dengan pemegang saham lama terdilusi 5,79 persen.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Logo dan kantor PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) di tengah rencana rights issue penguatan modal
Saham

4 minggu yang lalu

Bank Syariah Indonesia (BRIS) Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, RUPSLB 6 November

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) menyiapkan rights issue atau PMHMETD II dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 6,8 miliar saham baru Seri B bernilai nominal Rp500 per saham. Rencana ini akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 6 November 2026, dengan seluruh dana diarahkan untuk penyaluran pembiayaan. Aksi korporasi ini diproyeksikan mengerek CAR dari 20,38 persen menjadi 23,31 persen pada 2027, dengan potensi dilusi hingga 12,85 persen bagi pemegang saham

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel dilusi