Saham

Kupon Menggiurkan Tembus 10%! TPIA Rilis Obligasi Rp2,25 Triliun Hari Ini, Simak Jadwalnya!

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) resmi membuka masa penawaran Obligasi Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2026 senilai Rp2,25 triliun mulai 6-9 Juli 2026. Menawarkan tingkat bunga hingga 10% per tahun, seluruh dana bersih dari penerbitan ini akan dialokasikan untuk modal kerja dan pembelian bahan baku. Aksi korporasi ini dikawal oleh 10 sekuritas ternama sebagai underwriter dan telah menyandang peringkat idAA- dari Pefindo.

3 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Penawaran Obligasi Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2026 PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp2,25 triliun dengan jaminan 10 sekuritas terkemuka.

Penawaran Obligasi Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2026 PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp2,25 triliun dengan jaminan 10 sekuritas terkemuka. (Foto:TPIA)

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) resmi memulai masa penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2026 dengan nilai fantastis mencapai Rp2,25 triliun. Aksi korporasi penggalangan dana segar ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, terhitung mulai Senin (6/7/2026) hingga Kamis (9/7/2026).

Berdasarkan prospektus tambahan rencana Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) yang disampaikan manajemen perseroan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (6/7/2026), proses penjatahan obligasi ditargetkan rampung pada 10 Juli 2026.

Selanjutnya, distribusi obligasi secara elektronik kepada investor akan dilakukan pada 14 Juli 2026, sebelum akhirnya resmi melantai dan dicatatkan di papan perdagangan BEI pada Rabu, 15 Juli 2026.

Emiten petrokimia dan infrastruktur raksasa milik konglomerat Prajogo Pangestu ini menjelaskan bahwa penerbitan ini merupakan bagian dari rangkaian target himpunan dana PUB Obligasi Berkelanjutan V TPIA dengan total plafon jumbo sebesar Rp6 triliun. Untuk tahap ketiga ini, surat utang tersebut dipecah ke dalam empat seri dengan rincian kupon sebagai berikut:

  • Obligasi Seri A: Jumlah pokok sebesar Rp1,318 triliun dengan tenor 370 hari dan menawarkan tingkat bunga tetap 8,5% per tahun.

  • Obligasi Seri B: Jumlah pokok sebesar Rp532,195 milar dengan tenor 3 tahun dan menawarkan tingkat bunga tetap 9% per tahun.

  • Obligasi Seri C: Jumlah pokok sebesar Rp177,525 miliar dengan tenor 5 tahun dan menawarkan tingkat bunga tetap 9,5% per tahun.

  • Obligasi Seri D: Jumlah pokok sebesar Rp221,825 milar dengan tenor 7 tahun dan menawarkan tingkat bunga tetap 10% per tahun.

Seluruh obligasi ini ditawarkan oleh perusahaan dengan nilai 100 persen dari jumlah pokok obligasi. Berita baik bagi investor, bunga obligasi ini akan dibayarkan secara berkala setiap 3 (tiga) bulan sekali yang dihitung sejak tanggal emisi.

Pihak manajemen memastikan pembayaran bunga obligasi pertama akan mulai ditransfer pada tanggal 14 Oktober 2026. Sementara itu, untuk pembayaran bunga terakhir sekaligus pelunasan pokok obligasi, akan dieksekusi pada tanggal jatuh tempo masing-masing seri, yaitu:

  • Seri A: 24 Juli 2027

  • Seri B: 14 Juli 2029

  • Seri C: 14 Juli 2031

  • Seri D: 14 Juli 2033

Terkait alokasi penggunaan dana, pihak manajemen memastikan bahwa seluruh dana segar yang terhimpun dari hajatan Obligasi ini—setelah dipangkas berbagai biaya emisi—akan disuntikkan secara penuh untuk memperkuat struktur modal kerja (working capital) perseroan. Secara spesifik, kucuran dana miliaran rupiah ini bakal dioptimalkan guna membiayai belanja bahan baku produksi demi menunjang kelancaran kegiatan operasional TPIA ke depan.

Guna menyukseskan perhelatan penerbitan surat utang ini, TPIA tak main-main dengan menggandeng sindikasi 10 sekuritas raksasa yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi (underwriter). Deretan sekuritas mentereng tersebut meliputi:

  • PT BCA Sekuritas

  • PT BNI Sekuritas

  • PT BRI Danareksa Sekuritas

  • PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia

  • PT Henan Putihrai Sekuritas

  • PT KB Valbury Sekuritas

  • PT Indo Premier Sekuritas

  • PT Mandiri Sekuritas

  • PT Sinarmas Sekuritas

  • PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM)

Sementara itu, kursi wali amanat untuk mengawal aksi korporasi penggalangan dana jumbo ini secara resmi dipercayakan kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).

Sebagai tambahan jaminan kualitas bagi para calon investor, instrumen Obligasi Berkelanjutan V TPIA Tahap III Tahun 2026 ini terbukti kokoh karena telah sukses mengantongi stempel peringkat idAA- dari lembaga PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat yang terbilang solid ini berlaku valid untuk periode 31 Maret 2026 hingga 1 September 2026.

Iklan