ADRO

Edwin Soeryadjaya, Komisaris Saratoga Investama Sedaya (SRTG), menambah kepemilikan sebanyak 910.300 saham senilai Rp1,57 miliar pada Oktober 2026.
Saham

1 minggu yang lalu

Saratoga (SRTG) Rugi Rp3,87 Triliun di Semester I, tapi Emiten Portofolionya Moncer

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) membukukan rugi bersih Rp3,87 triliun sepanjang semester I/2026, berbalik dari laba Rp102,01 miliar tahun sebelumnya, akibat kerugian neto atas investasi Rp4,83 triliun. Namun pendapatan dividen dan bunga perseroan justru naik 31,51 persen, dan sejumlah emiten portofolionya seperti ADRO, MDKA, dan TBIG mencatat kinerja operasional yang menguat. Analis menilai katalis utama SRTG lebih banyak berasal dari rerating nilai portofolio ketimbang laba standalone-n

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Papan perdagangan saham menampilkan koreksi emiten batu bara di tengah pengetatan aturan jasa pertambangan ESDM
Saham

2 minggu yang lalu

Aturan Baru ESDM Bikin Saham Batu Bara Rontok, AADI dan ADRO Ambles 5 Persen Lebih

Saham emiten batu bara dan jasa tambang kompak melemah pada Selasa (29/9/2026) setelah ESDM memperketat penggunaan anak usaha dan afiliasi di jasa pertambangan minerba. Indeks IDXENERGY turun 2,09 persen, dengan AADI ambles 5,59 persen dan ADRO 5,02 persen sebagai pelemahan terdalam. PT Darma Henwa (DEWA) menegaskan aturan itu tidak berdampak material karena masuk kategori pengecualian.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Ilustrasi kinerja solid trio emiten grup Alamtri dengan smelter aluminium sebagai mesin pertumbuhan baru
Saham

1 bulan yang lalu

Trio Alamtri ADRO, AADI, ADMR Panen Cuan Semester I/2026, Smelter Aluminium Jadi Andalan Baru

Trio emiten grup Alamtri milik Keluarga Thohir, yakni ADRO, AADI, dan ADMR, membukukan kinerja solid pada semester I/2026, dengan laba ADRO melonjak 76,83% dan ADMR tumbuh agresif dari lini batu bara metalurgi. Diversifikasi ke smelter aluminium lewat PT Kalimantan Aluminium Industry menjadi mesin pertumbuhan baru yang kontribusinya diproyeksikan naik hingga 50,7% pada 2030, sementara analis menyematkan rekomendasi BUY untuk ADMR, AADI, dan ADRO.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel ADRO