Perpres 79/2026

Ilustrasi PT Timah Tbk (TINS) dan Bank Mandiri (BMRI) terkait fasilitas kredit DHE-SDA senilai maksimal Rp4 triliun untuk mendukung likuiditas dan modal kerja perseroan.
Saham

1 bulan yang lalu

Kuota RKAB Habis, PT Timah (TINS) Kini Boleh Produksi di Atas Batas

PT Timah (Persero) Tbk. (TINS) mengungkapkan kuota produksi RKAB 2026 di Belitung habis setelah penertiban tambang ilegal justru mengalirkan lebih banyak pasokan ke perseroan. Produksi timah TINS terus menanjak sepanjang 2025-2026, dengan produksi bijih semester I-2026 naik 75%. Lewat Perpres No. 79/2026, TINS diizinkan berproduksi di atas kuota RKAB selama setahun dengan verifikasi surveyor independen tiap bulan.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Ilustrasi kebijakan yang memperbolehkan PT Timah berproduksi di atas kuota RKAB di Belitung yang menuai catatan soal risiko moral hazard
Saham

1 bulan yang lalu

TINS Boleh Produksi Timah di Atas Kuota RKAB, Pakar Ingatkan Risiko Moral Hazard

Pakar minerba dari Pushep, Bisman Bakhtiar, menilai kebijakan yang memperbolehkan PT Timah (TINS) beroperasi dan membeli bijih timah dari IPR meski kuota RKAB habis memunculkan risiko moral hazard. Kebijakan yang berdasar Perpres No. 79/2026 ini memberi TINS izin berproduksi di atas kuota RKAB selama satu tahun di Pulau Belitung dengan verifikasi surveyor independen tiap bulan, meski Bisman mengingatkan potensi melemahnya fungsi RKAB sebagai instrumen pengendalian produksi.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel Perpres 79/2026