Jhonlin Group

Ilustrasi CNGR Advanced Material yang dikabarkan menjajaki akuisisi 80% saham PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), dengan keterkaitan bisnis terhadap emiten PACK dan kelompok usaha Haji Isam.
Saham

2 minggu yang lalu

CNGR Dikabarkan Akuisisi 80% Saham GNI, Ada Kaitan dengan PACK dan Haji Isam?

CNGR Advanced Material, produsen material baterai asal China, dikabarkan tengah bernegosiasi untuk mengakuisisi 80% saham PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) setelah proses restrukturisasi utangnya selesai pada awal 2027. Perusahaan tersebut telah memiliki jaringan investasi hilirisasi nikel di Indonesia, termasuk keterkaitan kepemilikan dengan emiten PACK melalui PT Eco Energi Perkasa. CNGR juga menjalin kerja sama dengan kelompok usaha Haji Isam dalam pengembangan pabrik prekursor baterai

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Area tambang batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) di tengah perubahan struktur kepemilikan saham
Saham

1 bulan yang lalu

Haji Isam Masuk Bayan Resources (BYAN), Low Tuck Kwong Lepas Saham Rp26 Triliun

Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam masuk sebagai pemegang saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dengan menguasai 10,08 miliar saham atau 30,25 persen, lewat transaksi negosiasi senilai sekitar Rp26,10 triliun. Kepemilikan taipan Low Tuck Kwong menyusut dari 40,15 persen menjadi 9,95 persen. Harga pelaksanaan dipatok Rp2.588 per saham atau diskon sekitar 79,9 persen dari harga pasar, dengan analis menyoroti arah strategis pemegang saham baru dan potensi kewajiban tender of

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Area tambang batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) di tengah perubahan struktur kepemilikan saham
Saham

2 bulan yang lalu

Haji Isam Ditengarai Tawar 62,2% Saham BYAN Rp49,8 Triliun, 80% di Bawah Harga Pasar

Jhonlin Group milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam ditengarai mengajukan penawaran akuisisi 62,2% saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) senilai sekitar USD3 miliar atau Rp49,8 triliun, angka yang mengimplikasikan valuasi sekitar 80% di bawah kapitalisasi pasar perseroan yang mencapai USD27,2 miliar. Merujuk Bloomberg dan Stockbit, pembicaraan masih berlangsung dan belum tentu berujung kesepakatan, sementara BYAN, JARR, dan Low Tuck Kwong kompak membantah atau menahan komentar.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel Jhonlin Group