21 jam yang lalu
China Kuasai 75% Kapasitas Smelter Nikel RI, Kepemilikan Lokal Cuma 13%
Riset Center for Advanced Defense Studies (C4ADS) mengungkap bahwa perusahaan atau pemegang saham asal China mengendalikan sedikitnya 75% kapasitas pemurnian nikel Indonesia berdasarkan penelusuran pemilik manfaat akhir. Sementara itu, kepemilikan pihak Indonesia hanya sekitar 13%. Dua kelompok perusahaan China, Tsingshan Holding Group dan Jiangsu Delong, disebut mendominasi kapasitas pengolahan nikel nasional. Temuan ini muncul ketika pemerintah berencana memperketat moratorium
Tim Redaksi Emitenhub
EmitenHub