Saham

Saham AYAM Melonjak 19,5% Sebulan, Kena Sorot UMA dari Bursa Efek Indonesia

Ringkasan Cepat

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan status Unusual Market Activity (UMA) pada saham PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM) setelah menemukan indikasi pola transaksi di luar kebiasaan. BEI mengimbau investor lebih berhati-hati dan mencermati keterbukaan informasi perseroan, di tengah lonjakan harga saham AYAM yang telah melesat 19,5% sejak akhir Juli 2026 dengan kapitalisasi pasar Rp1,96 triliun.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ilustrasi saham AYAM milik Janu Putra Sejahtera yang terkena status UMA dari BEI di tengah lonjakan harga

Ilustrasi saham AYAM milik Janu Putra Sejahtera yang terkena status UMA dari BEI di tengah lonjakan harga (Sumber:Ist)

Emitenhub.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan aktivitas pasar yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada saham PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM).

Pengumuman tersebut disampaikan BEI melalui Pengumuman Unusual Market Activity Nomor Peng-UMA-00254/BEI.WAS/08-2026 tertanggal 24 Agustus 2026.

BEI menyampaikan pengumuman UMA sebagai bagian dari upaya perlindungan investor. Bursa menemukan indikasi pola transaksi saham AYAM yang berada di luar kebiasaan.

Meski demikian, status UMA tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Sehubungan dengan aktivitas tidak biasa tersebut, BEI saat ini masih mencermati perkembangan pola transaksi saham AYAM.

Bursa juga meminta investor lebih berhati-hati sebelum mengambil keputusan investasi terkait saham AYAM.

Investor diminta memperhatikan jawaban PT Janu Putra Sejahtera Tbk atas permintaan konfirmasi dari Bursa.

Selain itu, investor diharapkan mencermati kinerja perusahaan serta keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.

Investor juga diminta mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

BEI turut mengingatkan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat terjadi pada kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.

Pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026, saham AYAM ditutup turun 2,45% menjadi Rp478 per unit dibandingkan sehari sebelumnya di Rp490 per unit. Selama sepekan, saham AYAM naik 4,36%. Jika ditarik dari harga 27 Juli 2026 sebesar Rp400 per unit terhadap penutupan Senin, saham AYAM telah melonjak 19,5%.

Sepanjang perdagangan tahun ini, saham AYAM pernah menyentuh level tertinggi Rp496 per unit pada 20 Agustus 2026. Adapun harga terendahnya berada di posisi Rp294 pada 31 Maret 2026. Nilai kapitalisasi pasar saham AYAM tercatat mencapai Rp1,96 triliun.

Iklan