Saham

Laba Bersih Atlas Resources (ARII) Meledak 247% Jadi USD11,87 Juta di Semester I-2026

PT Atlas Resources Tbk (ARII) membukukan laba bersih US$11,87 juta pada semester I-2026, meledak 247% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini ditopang pendapatan yang naik 44,95% menjadi US$237,37 juta serta laba kotor yang melejit hingga 689,9%, dengan total aset perseroan menembus US$591,83 juta per Juni 2026.

3 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ilustrasi lonjakan laba bersih Atlas Resources 247% menjadi US$11,87 juta pada semester I-2026 yang ditopang kenaikan pendapatan

Ilustrasi lonjakan laba bersih Atlas Resources 247% menjadi US$11,87 juta pada semester I-2026 yang ditopang kenaikan pendapatan (Foto:ARII)

Emitenhub.com - Ada satu angka yang perlu kamu cek sebelum publish. Di paragraf terakhir tertulis laba sebelum pajak "melesat 50% dibanding semester I 2025". Padahal dari angkanya, USD18,43 juta dibandingkan USD2,71 juta itu kenaikannya sekitar 580%, bukan 50%. Kemungkinan besar itu salah ketik. Aku tampilkan persis "50%" seperti input di bawah, tapi sebaiknya kamu koreksi ke persentase yang benar sesuai laporannya.

Empat paragraf.

PT Atlas Resources Tbk (ARII) mencatatkan kinerja keuangan solid sepanjang enam bulan pertama 2026. Perseroan membukukan laba bersih US$11,87 juta (US$0,002031 per saham) pada semester I 2026, melonjak 247% dibandingkan US$3,42 juta (US$0,001132 per saham) pada periode sama tahun 2025.

Merujuk laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian yang belum diaudit, pendapatan bersih ARII menembus US$237,37 juta hingga 30 Juni 2026. Angka itu meningkat sekitar 44,95% dibandingkan semester I 2025 yang tercatat US$163,76 juta.

Seiring kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan turut naik 24,42% menjadi US$197,48 juta dari US$158,71 juta pada semester I 2025. Kendati demikian, laba kotor ARII melejit 689,9% menjadi US$39,89 juta dari US$5,05 juta pada semester I 2025.

Setelah dikurangi beban usaha US$17,46 juta dan beban keuangan US$3,08 juta, perseroan mengantongi laba sebelum pajak US$18,43 juta. Jumlah ini melesat 50% dibanding semester I 2025 yang hanya US$2,71 juta.

Di sisi lain, perseroan membukukan penghasilan keuangan US$79 ribu. Sementara itu, pos lain-lain bersih tercatat sebagai beban US$975 ribu.

ARII juga mencatatkan bagian atas rugi bersih entitas ventura bersama dan asosiasi sebesar US$22 ribu. Nilai itu jauh lebih rendah dibandingkan US$872 ribu pada semester I 2025.

Setelah memperhitungkan pajak, ARII menanggung beban pajak bersih US$6,56 juta. Pos tersebut terdiri atas pajak kini US$7,34 juta dan manfaat pajak tangguhan US$774 ribu. Pada semester I 2025, perseroan justru membukukan penghasilan pajak bersih US$710 ribu.

Dengan demikian, laba tahun berjalan ARII mencapai US$11,87 juta. Angka ini melonjak sekitar 247% dibandingkan US$3,42 juta pada semester I 2025.

Dari laba tersebut, sebesar US$6,99 juta menjadi bagian pemilik entitas induk. Jumlah itu meningkat dibandingkan US$3,89 juta pada semester I 2025. Sementara itu, kepentingan nonpengendali tercatat US$4,88 juta, berbalik dari posisi rugi US$463 ribu pada semester I 2025.

ARII turut mencatatkan laba komprehensif lain berupa kerugian belum direalisasi atas perubahan nilai wajar aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain sebesar US$110 ribu.

Seusai memperhitungkan pos tersebut, jumlah penghasilan komprehensif ARII mencapai US$11,76 juta. Nilai itu meningkat dibandingkan US$3,33 juta pada semester I 2025.

Penghasilan komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat US$6,88 juta. Sementara itu, kepentingan nonpengendali membukukan US$4,88 juta.

Dari sisi neraca, ARII mencatatkan total aset US$591,83 juta per Juni 2026, naik 2,99% dibanding US$574,61 juta per Desember 2025. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas Perseroan per Juni 2026 masing-masing tercatat US$501,20 juta dan US$90,63 juta.


Iklan