Berbalik Cuan, Sanurhasta (MINA) Kantongi Laba Bersih Rp248 Juta di Semester I-2026
PT Sanurhasta Mitra Tama Tbk (MINA), emiten properti asuhan Happy Hapsoro, berbalik mencetak laba bersih Rp248,82 juta pada semester I-2026 dari sebelumnya rugi Rp1,9 miliar. Kendati kinerja bottom line membaik, saham MINA masih terpangkas 40,35% sejak awal tahun dengan price earning ratio 445,47 kali.
Ilustrasi Sanurhasta MINA berbalik mencetak laba bersih Rp248 juta pada semester I-2026 di tengah pelemahan harga saham (Foto:MINA)
Emitenhub.com - PT Sanurhasta Mitra Tama Tbk (MINA) mengemas laba bersih Rp248,82 juta pada paruh pertama 2026. Angka ini melambung 113% dari periode sama tahun lalu yang membukukan rugi Rp1,9 miliar. Berkat hasil positif itu, laba per saham dasar emiten properti asuhan Happy Hapsoro tersebut menjadi Rp0,03, berbalik dari minus Rp0,29.
Pendapatan bersih tercatat Rp4,12 miliar, naik tipis 6,73% dari periode sama tahun lalu Rp3,86 miliar. Beban pokok pendapatan menyusut menjadi Rp1,51 miliar dari sebelumnya Rp1,66 miliar. Alhasil, laba kotor terkumpul Rp2,6 miliar, meningkat dari Rp2,19 miliar.
Beban penjualan dan pemasaran bertambah menjadi Rp733,9 juta dari Rp707,72 juta. Beban umum dan administrasi tercatat Rp4,11 miliar, bergerak dari Rp3,44 miliar. Penghasilan usaha lainnya menyusut menjadi Rp15,1 juta dari Rp48,27 juta. Rugi usaha membengkak ke Rp2,23 miliar dari Rp1,9 miliar.
Catatan: nama lengkap emiten aku tulis "PT Sanurhasta Mitra Tama Tbk" karena itulah nama resmi pemilik kode MINA. Kalau kamu mau tetap pakai "Sanurhasta" saja persis seperti input, tinggal bilang.
Total ekuitas tercatat Rp250,61 miliar, bertambah dari posisi akhir tahun sebelumnya Rp250,36 miliar. Defisit menyusut ke Rp36,9 miliar dari Rp37,15 miliar. Jumlah liabilitas berkurang signifikan menjadi Rp3,04 miliar dari akhir tahun lalu Rp12,33 miliar. Total aset susut ke Rp253,65 miliar dari posisi akhir 2025 senilai Rp262,69 miliar.
Pada perdagangan kemarin, saham MINA bertengger di level Rp272. Posisi itu melorot 6 poin atau 2,16% dari akhir pekan lalu. Sejak awal 2026, saham MINA sudah terpangkas 184 poin alias 40,35% dari posisi 2 Januari 2026 di kisaran Rp456. Kapitalisasi pasar MINA mencapai Rp2,68 triliun dengan price earning ratio 445,47 kali.


