Emitenhub.com - Negara-negara Grup 7 (G7) sepakat melepas 100 juta barel solar dan minyak mentah dari cadangan strategis mereka selama empat bulan, sekaligus berkomitmen tidak membatasi ekspor energi. Langkah ini menjadi respons terkoordinasi untuk meredam lonjakan harga bahan bakar.
Dikutip dari CNA pada Sabtu (3/10/2026), kesepakatan itu lahir dari pertemuan para pemimpin G7. Pelepasan cadangan akan dikoordinasikan lewat Badan Energi Internasional (IEA).
"Pelepasan terkoordinasi melalui IEA sebanyak 100 juta barel yang akan dimulai segera selama empat bulan, termasuk pelepasan solar dalam jumlah besar dalam 20 hari pertama," demikian pernyataan bersama yang dirilis Kantor Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Kesepakatan ini datang setelah Amerika Serikat menekan negara-negara Eropa agar melepas cadangan strategisnya. Washington bahkan mengancam melarang ekspor solar bila Eropa menolak. G7 sendiri beranggotakan AS, Kanada, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Uni Eropa.
Selain pelepasan cadangan, kelompok ini menegaskan komitmen menahan diri dari pembatasan ekspor energi. Mereka juga menyerukan hal serupa ke seluruh produsen energi dunia untuk mencegah ketegangan pasar makin dalam.
Pemicu utamanya adalah lonjakan harga solar, bahan bakar yang banyak dipakai di sektor manufaktur dan pertanian, sejak pecahnya perang di Iran.

