Treasury Stock

Ilustrasi aksi buyback saham tiga emiten Grup Barito, BREN, CUAN, dan BRPT, dengan total anggaran maksimal Rp2,5 triliun pada periode Oktober hingga Desember 2026.
Saham

2 jam yang lalu

BREN, CUAN, dan BRPT Kompak Buyback Saham Rp2,5 Triliun, Ini Rincian Dananya

Tiga emiten terafiliasi Prajogo Pangestu, yakni BREN, CUAN, dan BRPT, mengalokasikan dana gabungan maksimal Rp2,5 triliun untuk buyback saham selama 19 Oktober hingga 31 Desember 2026. BREN dan BRPT masing-masing menyiapkan Rp1 triliun, sedangkan CUAN menganggarkan Rp500 miliar dengan pendanaan dari kas internal. Berdasarkan simulasi keuangan, buyback BRPT diproyeksikan meningkatkan laba per saham dasar dari US$0,00203 menjadi US$0,00205, sementara EPS BREN diperkirakan tetap.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Ilustrasi PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang menyiapkan buyback saham maksimal Rp1 triliun pada periode 19 Oktober 2026 hingga 18 Januari 2027.
Saham

3 jam yang lalu

DSSA Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun, Berlangsung hingga 18 Januari 2027

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengalokasikan dana maksimal Rp1 triliun untuk melaksanakan buyback saham pada 19 Oktober 2026 hingga 18 Januari 2027. Aksi korporasi tersebut menggunakan kas internal dan dapat dilaksanakan secara bertahap melalui transaksi di dalam maupun luar Bursa Efek Indonesia. Manajemen memperkirakan buyback tidak mengganggu operasional dan berharap langkah ini dapat meningkatkan nilai bagi pemegang saham serta memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan modal.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Ilustrasi PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang menyiapkan buyback saham maksimal Rp1 triliun melalui Bursa Efek Indonesia pada 19 Oktober hingga 31 Desember 2026.
Saham

3 jam yang lalu

BREN Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun Mulai 19 Oktober 2026, Ini Jadwal dan Dampaknya

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyiapkan dana maksimal Rp1 triliun untuk melaksanakan buyback saham pada 19 Oktober hingga 31 Desember 2026. Aksi korporasi tersebut menggunakan kas internal perseroan dengan PT BNI Sekuritas sebagai perantara transaksi. Manajemen memperkirakan pembelian kembali saham tidak akan memberikan dampak negatif material terhadap operasional dan pendapatan, sementara saham yang dibeli akan disimpan sebagai treasury stock.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel Treasury Stock