Investasi Asing

Ilustrasi kekhawatiran investor modal ventura asing terhadap regulasi baru OJK yang mengancam pendanaan startup di Indonesia
Nasional

3 minggu yang lalu

Aturan Baru OJK Bikin Investor Ventura Asing Ketar-ketir, Paceklik Dana Startup Terancam Berlanjut

Minat pemodal ventura (VC) internasional untuk berinvestasi ke startup Indonesia terancam kian susut menyusul kerumitan yang dinilai menyertai POJK Nomor 41, yang mewajibkan VC asing memiliki kantor perwakilan resmi, menjalani fit and proper test bagi pimpinannya, dan menyetorkan aneka laporan. Meski OJK menilai aturan itu memberi kepastian hukum, para VC asing menganggapnya memperumit operasional dan berpotensi memperpanjang paceklik pendanaan startup lokal sejak 2023, sehingga pengamat menyara

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Infografis pergeseran kepemilikan saham PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk (VRNA) yang menampilkan masuknya Nippon Steel Kowa Real Estate dan menyusutnya porsi Mizuho Financial Group.
Saham

3 bulan yang lalu

Kejutan! Raksasa Baja Jepang Nippon Steel Tiba-Tiba Caplok 333 Juta Saham VRNA, Harga Misterius!

Terjadi pergeseran besar pada peta kepemilikan saham PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk (VRNA). Secara mengejutkan, raksasa Jepang Mizuho Financial Group melepas 333,8 juta sahamnya pada 1 Juli 2026. Di hari yang sama, entitas produsen baja raksasa, Nippon Steel Kowa Real Estate, masuk sebagai pemegang saham baru dengan menyerap 333,6 juta saham (5,87%). Transaksi yang harganya dirahasiakan ini rupanya merupakan bagian dari restrukturisasi internal grup.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Ilustrasi pergerakan saham Indonesia di Bursa Efek Indonesia terkait evaluasi MSCI dan pembekuan penyesuaian indeks hingga 2028.
Saham

3 bulan yang lalu

Gawat! MSCI Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia ke Frontier Market, Siap-Siap Dana Asing Kabur!

Penyedia indeks global MSCI secara resmi memperingatkan potensi penurunan status (downgrade) pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market. Langkah ini diambil setelah para manajer investasi global mengeluhkan kurangnya transparansi kepemilikan saham serta adanya dugaan manipulasi transaksi terkoordinasi di bursa domestik. Meski mengapresiasi reformasi regulasi yang dirancang OJK, MSCI menegaskan kartu kuning ini bisa berujung pada eksekusi reklasifikasi.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel Investasi Asing