Emitenhub.com - PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 17 September 2026. Agenda rapat menyangkut penggantian direksi dan komisaris. Hajatan itu digelar menyusul pengunduran diri lima pengurus buntut penggantian pengendali perseroan.
Pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam rapat adalah pemegang saham sah yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 24 Agustus 2026, selambat-lambatnya pukul 16.15 WIB. Agenda pertama berupa penggantian Dewan Komisaris dan Direksi.
Mata acara tersebut dilaksanakan berdasarkan ketentuan Pasal 15 dan Pasal 18 Anggaran Dasar Perseroan serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Perubahan pengurus itu harus mendapat persetujuan dari RUPS perseroan.
Agenda kedua berupa persetujuan penegasan susunan pemegang saham perseroan. Agenda itu dilaksanakan untuk menegaskan susunan pemegang saham seusai penyelesaian transaksi pengalihan saham dari PT Galley Adhika Arnawama kepada PT Wibowo Group Capital melalui mekanisme crossing pada pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia pada 31 Juli 2026.
Ganti Pengendali, Undur Diri Berjemaah
Sebelumnya, MBSS mengungkap proses pergantian pemegang saham mayoritas yang kemudian diikuti pengunduran diri lima anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Pemegang saham mayoritas MBSS, PT Galley Adhika Arnawama, telah menandatangani Conditional Share Sale and Purchase Agreement (CSPA) dengan PT Wibowo Group Capital pada 21 Juli 2026.
Transaksi itu mencakup penjualan 1.443.766.800 lembar saham atau 82,5% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Penandatanganan CSPA tersebut merupakan tahap awal yang mengikat para pihak. "Penyelesaian transaksi (closing) akan dilakukan setelah seluruh persyaratan pendahuluan (conditions precedent) sebagaimana diatur dalam CSPA telah dipenuhi atau dikesampingkan," tegas Sekretaris Perusahaan MBSS Emy Oktavia.
Pada 31 Juli 2026, proses penjualan saham telah dirampungkan melalui mekanisme crossing di pasar negosiasi BEI. Dengan demikian, PT Galley Adhika Arnawama tidak lagi menjadi pemegang saham mayoritas MBSS.
Lima Direksi dan Komisaris Mundur
Bersamaan dengan perubahan pengendali, jajaran puncak MBSS juga ikut berganti. Emy Oktavia menyampaikan pada Senin, 10 Agustus 2026, perseroan menerima surat pengunduran diri tertanggal 23 Juli 2026 dari:
Armand Setiawan Tanudjaja: Komisaris Utama
Wisma Bharuna: Komisaris
Kevin Evan Suandar: Komisaris Independen
Zhang Hao: Direktur Utama
Susan Faustine: Direktur
"Pengunduran diri anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan yang akan digelar pada tanggal 17 September 2026," kata Emy.
Meski ada perombakan besar, MBSS memastikan pengunduran diri ini tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Performa Keuangan Paruh Pertama 2026
Sepanjang semester I/2026, MBSS mencatat pendapatan Rp406,87 miliar, susut dari Rp479,27 miliar. Beban langsung membengkak 7,01% menjadi Rp315,48 miliar dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp294,82 miliar. Beban umum dan administrasi pun tercatat naik 19,97% dari Rp40,17 miliar menjadi Rp48,19 miliar.
Kendati demikian, MBSS masih memperoleh keuntungan dari selisih kurs Rp82,88 miliar. Alhasil, laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk berhasil naik tipis 0,42% menjadi Rp203,79 miliar dari Rp202,94 miliar.
Sementara itu, menilik neraca, total aset MBSS tercatat naik 10,88% dari posisi per 31 Desember 2025 sebesar Rp4,32 triliun menjadi Rp4,79 triliun. Liabilitas membengkak 63,12% menjadi Rp663,91 miliar dari Rp407,01 miliar, sedangkan ekuitas meningkat 5,10% menjadi Rp4,12 triliun dari Rp3,92 triliun. Adapun posisi kas dan setara kas pada akhir periode tercatat Rp2,14 triliun.
Dengan beralihnya kendali dari PT Galley Adhika Arnawama ke PT Wibowo Group Capital serta perombakan menyeluruh jajaran pengurus, MBSS memasuki babak baru yang akan ditegaskan melalui RUPSLB 17 September 2026. Di tengah transisi tersebut, kinerja keuangan yang masih mampu menjaga laba di paruh pertama menjadi modal awal, sementara arah strategi perseroan ke depan akan sangat bergantung pada langkah pengendali dan pengurus baru seusai rapat.


