Saham Terbang 14%! Barito Pacific (BRPT) Siap Lunasi Obligasi Rp188,9 Miliar Jelang Jatuh Tempo
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) telah menyiapkan dana segar sebesar Rp188,9 miliar untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 seri B. Efek surat utang tersebut dijadwalkan jatuh tempo dan tidak lagi diperdagangkan di BEI mulai 8 Juli 2026. Sentimen positif pelunasan kewajiban utang ini turut mengerek kinerja harga saham BRPT yang melesat lebih dari 14 persen dalam sepekan terakhir.
Kesiapan PT Barito Pacific Tbk BRPT dalam menyiapkan dana Rp188,9 miliar untuk melunasi obligasi jatuh tempo yang turut mengerek harga saham di bursa. (FOTO:BRPT)
Kesiapan likuiditas menjadi fokus utama PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Perusahaan telah menyiapkan alokasi dana sebesar Rp188,9 miliar. Uang tunai ini akan dialirkan untuk pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 seri B. Instrumen surat utang tersebut dijadwalkan jatuh tempo pada 8 Juli 2026. Langkah strategis ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memenuhi tenggat kewajiban finansial.
Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) merilis pengumuman resmi pada Selasa (7/7/2026). Instrumen obligasi BRPT tersebut tidak akan lagi berstatus tercatat. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I BEI, Vera Florida, memastikan ketetapan ini. Efek tersebut tidak dapat diperdagangkan lagi di bursa mulai 8 Juli 2026.
Penerbitan surat utang ini direalisasikan pada bulan Juli 2021. Emisi tersebut merupakan bagian dari program Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II BRPT Tahun 2021. Target penghimpunan dana dari aksi korporasi ini dipatok sebesar Rp1,5 triliun. Ke depan, pelaku pasar akan mencermati pengelolaan struktur modal perseroan pascapelunasan ini.
Struktur Obligasi II BRPT Tahap I 2021 terbagi menjadi dua seri. Seri A diterbitkan dengan nilai pokok sebesar Rp561,1 miliar. Instrumen ini mematok tingkat bunga tetap 8,80% per tahun. Tenor waktu untuk Seri A ditetapkan selama tiga tahun. Penerbitan Seri B memiliki nilai emisi sebesar Rp188,9 miliar. Seri ini memberikan imbal hasil tetap 9,50% setiap tahunnya. Masa berlaku instrumen kedua ini mencapai lima tahun sejak penerbitan.
Distribusi bunga obligasi dikucurkan secara rutin setiap tiga bulan. Pembayaran imbal hasil perdana telah dituntaskan pada 8 Oktober 2021. Siklus pelunasan akhir untuk Seri A jatuh pada 8 Juli 2024. Penebusan pokok beserta bunga pamungkas Seri B dijadwalkan pada 8 Juli 2026.
Dua entitas keuangan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Lembaga tersebut adalah PT BNI Sekuritas dan PT BCA Sekuritas. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menempati posisi wali amanat. Investor akan memperhatikan penyelesaian kewajiban pasar modal ini.
Harga saham BRPT ditutup di level Rp1.560 per unit. Posisi pada perdagangan Selasa (7/7/2026) ini menunjukkan kenaikan 4,98%. Angka penutupan sehari sebelumnya berada di level Rp1.505 per unit. Kinerja saham emiten ini melesat 14,49% dalam rentang sepekan. Nilai saham tercatat sebesar Rp7.775 per unit pada 8 Juni 2026. Perbandingan harga penutupan kemarin terhadap posisi tersebut mengindikasikan lonjakan sebesar 14,07%.
Fokus bisnis PT Barito Pacific Tbk (BRPT) berada di sektor energi dan industri. Perusahaan ini memulai aktivitas operasi komersial pada tahun 1983. Langkah penawaran umum perdana saham dieksekusi pada tahun 1993. Lini usaha emiten ini menjangkau ranah petrokimia dan properti. Perseroan turut mengelola bisnis logistik beserta portofolio investasi. Produksi perekat papan partikel melengkapi jangkauan operasional perusahaan.
Manuver bisnis perseroan melibatkan kerja sama dengan Indonesia Power. Entitas mitra tersebut merupakan anak usaha dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kolaborasi kedua korporasi ini menyasar pembangunan pembangkit listrik tenaga uap. Proyek infrastruktur energi tersebut mengimplementasikan standar teknologi pengurangan emisi. Pelaku pasar akan memperhatikan kontribusi proyek ini terhadap struktur pendapatan perseroan ke depan.


