Emitenhub.com - Komitmen PT Astra International Tbk (ASII) dalam mendistribusikan laba kepada pemegang saham kembali ditegaskan melalui rencana pembayaran dividen final tunai senilai Rp11,70 triliun untuk tahun buku 2025. Nilai tersebut setara Rp292 per saham. Langkah ini mencerminkan kapasitas emiten konglomerasi tersebut dalam menopang arus pengembalian tunai bagi investor.
Sebelum keputusan final ini, manajemen telah menebar dividen interim sebesar Rp3,96 triliun atau Rp98 per saham. Akumulasi pembayaran tunai untuk tahun buku 2025 tercatat mencapai Rp15,66 triliun. Jumlah tersebut setara Rp390 per saham.
Restu atas kebijakan dividen itu diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 23 April 2026.
Nilai dividen final tersebut diambil dari 35,7 persen laba bersih 2025 yang mencapai Rp32,76 triliun. Sisa laba sebesar Rp17,09 triliun ditetapkan sebagai laba ditahan.
Posisi saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat Rp218,51 triliun. Total ekuitas perseroan berada pada level Rp290,81 triliun.
Hak atas dividen akan diterima pemegang saham yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date pada 6 Mei 2026.
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen ASII:
- Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 4 Mei 2026
- Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 5 Mei 2026
- Cum Dividen di Pasar Tunai: 6 Mei 2026
- Ex Dividen di Pasar Tunai: 7 Mei 2026
- Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date: 6 Mei 2026
- Pembayaran Dividen: 25 Mei 2026


