Emitenhub.com - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatatkan peningkatan kinerja laba sepanjang 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar USD91,35 juta. Perolehan tersebut naik 21,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD75,39 juta.
Pertumbuhan laba didukung oleh peningkatan pendapatan serta penerapan efisiensi operasional yang konsisten sepanjang tahun. Direktur Utama Energi Mega Persada, Syailendra S Bakrie, menyampaikan perseroan tetap berfokus memaksimalkan nilai aset melalui efisiensi operasional, alokasi modal yang disiplin, serta pengelolaan keuangan yang prudent, sebagaimana disampaikan dalam keterbukaan informasi pada Jumat (27/2/2026).
Dari sisi pendapatan, ENRG membukukan top line sebesar USD498,1 juta pada 2025, tumbuh 7 persen dibandingkan capaian tahun 2024 yang tercatat USD467,4 juta.
Kinerja operasional juga tercermin pada peningkatan EBITDA
yang naik 11 persen menjadi USD309,7 juta dari sebelumnya USD278,8 juta.
Pada posisi 31 Desember 2025, total aset perseroan tercatat sebesar USD1,82 miliar, meningkat dibandingkan akhir 2024 yang sebesar USD1,58 miliar. Sejalan dengan itu, total liabilitas naik menjadi USD999,58 juta dari USD926,11 juta, sementara total ekuitas tumbuh signifikan menjadi USD822,74 juta dari posisi USD657,14 juta pada akhir tahun sebelumnya.
Sepanjang 2025, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) merealisasikan investasi lebih dari USD250 juta yang difokuskan pada program eksplorasi dan pengembangan di seluruh aset produksi perseroan.
Direktur Utama Energi Mega Persada, Syailendra S Bakrie, menyampaikan bahwa investasi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan keandalan lapangan sekaligus membuka ruang ekspansi kapasitas produksi ke depan. Menurutnya, langkah tersebut memperkuat fondasi operasional perseroan dalam jangka menengah hingga panjang.


